PLN Hadirkan Harapan Terang, Warga Desa Lawisata Sambut Haru Kedatangan Material

102
Kapal Tongkang yang mengangkut tiang beton, truk, dan crane untuk pembangunan jaringan listrik PLN di Laonti, Konawe Selatan, Sabtu, 3 Oktober 2026. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, KONAWE SELATAN – PT PLN (Persero) terus menegaskan komitmen menghadirkan energi untuk semua. Iring-iringan truk pengangkut material tiang listrik PLN tiba di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, menandai dimulainya langkah nyata pembangunan jaringan listrik di wilayah yang selama puluhan tahun belum menikmati layanan listrik PLN.

Kedatangan material di Desa Lawisata, Laonti disambut haru warga, termasuk kepala desa desa setempat, Sabtu, 3 Oktober 2026 dan ramai dibagikan di media sosial.

Proses pemancangan tiang di Desa Laonti dilaksanakan dengan mengedepankan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai prioritas utama dalam setiap tahapan pekerjaan. POTO: ISTIMEWA

“Kami sangat bahagia, terharu,” ungkap warga Heriyanti. Ia menyebut momen ini bersejarah bagi Laonti setelah 23 tahun Konawe Selatan terbentuk.

Selama ini, keterbatasan akses jalan dari desa-desa lain menjadi kendala utama sehingga pengiriman material jaringan listrik ke Laonti belum memungkinkan. Kondisi tersebut kini teratasi berkat sinergi PLN dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan yang berhasil membuka akses sehingga truk pengangkut tiang listrik dapat menjangkau wilayah tersebut.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, mengatakan masuknya material jaringan ke Laonti adalah wujud kehadiran negara melalui PLN bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kendaraan Truk melakukan pelansiran tiang menuju titik lokasi pemancangan tiang di Kecamatan Laonti. POTO: ISTIMEWA

“Kami memahami, listrik adalah kebutuhan dasar yang membuka banyak peluang, mulai belajar anak-anak di malam hari hingga tumbuhnya usaha warga,” ujar Didik.

Tibanya material tiang, merupakan hasil sinergi yang baik dengan Pemerintah Daerah Konawe Selatan, dan menjadi komitmen PLN untuk terus bekerja keras, termasuk menjangkau wilayah yang menantang, agar tidak ada satu pun masyarakat yang tertinggal menikmati energi listrik.

“Selama ini, warga Laonti memenuhi kebutuhan penerangan dengan genset dan panel surya yang terbatas, terutama saat malam hari,” sebutnya.

Didik menambahkan, PLN akan melaksanakan tahapan berikutnya secara bertahap, mulai dari pembangunan jaringan hingga penyambungan dan pengoperasian listrik ke rumah-rumah warga. “Kami mohon dukungan dan doa seluruh masyarakat serta pemerintah daerah agar pekerjaan ini berjalan lancar dan listrik segera menyala di Laonti,” tambahnya.

PLN berharap penantian panjang warga Laonti segera berganti dengan terang yang menghadirkan harapan baru bagi desa-desa lain.

*/Editor: Bali Putra