InJourney Airports Gelontor Rp177,5 Juta Dukung Pendidikan dan Rumah Ibadah

97
InJourney Airports melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menggelontorkan anggaran Rp177,5 juta untuk mendukung pengembangan sektor pendidikan dan revitalisasi rumah ibadah di sekitar Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAROS –  InJourney Airports melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menggelontorkan anggaran Rp177,5 juta untuk mendukung pengembangan sektor pendidikan dan revitalisasi rumah ibadah di sekitar Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Ini merupakan bagian dari dua program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) InJourney Airports yakni Cerdaskan Bangsa dan InJourney Airports Revitalisasi Rumah Ibadah 2026.

Dari total anggaran yang digelontorkan, sebanyak Rp90 juta dialokasikan melalui Program InJourney Airports Cerdaskan Bangsa untuk mendukung revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan pada tiga lembaga di Kabupaten Maros, yaitu SD Angkasa Pura Bandara Hasanuddin, Pondok Tahfidz dan Bahasa Yayasan H. Renreng Intan, serta SLB YP3LB Bangunpolea Maros.

Sementara itu, sekitar Rp87,5 juta digelontorkan melalui Program InJourney Airports Revitalisasi Rumah Ibadah yang menyasar lima rumah ibadah di sekitar lingkungan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, yakni Gereja Jemaat Lahai Roi-Auri Maros, Gereja Jemaat Mattiro Baji-Makassar, Masjid Ummi Sahar, Masjid An-Nur Perum. Kemudian Griya Maros Indah Desa Bonto Mate’ne, serta Masjid Nurussamawat Lanud Sultan Hasanuddin.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, menyebutkan, pelaksanaan program TJSL ini merupakan bagian dari kepedulian perusahaan untuk hadir dan tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.

“Melalui program InJourney Airports Cerdaskan Bangsa dan InJourney Airports Revitalisasi Rumah Ibadah, kami ingin menghadirkan dukungan yang benar-benar dekat dengan kehidupan masyarakat,” ujar Ruly.

Dikatakan, dengan membantu memperbaiki ruang belajar, pihaknya sedang ikut menciptakan lingkungan belajar mengajar yang lebih baik. Begitu pula dengan rumah ibadah yang bukan hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga menjadi bagian dari ruang kebersamaan masyarakat.

“Bagi kami, kehadiran perusahaan akan lebih berarti ketika apa yang dilakukan dapat dirasakan dan digunakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Ruly menjelaskan, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberadaan perusahaan di tengah lingkungan sekitar bandara.

Ia berharap bantuan yang diberikan bisa memberikan manfaat secara berkelanjutan. Ke depan, pihaknya terus berupaya menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

“ InJourney Airports terus menjalankan komitmen TJSL melalui program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar Bandara Internasional Sultan Hasanuddin,” pungkas Ruly.