Gelar Pemilihan Duta LIK 2026-2027, OJK Ajak Generasi Muda Aktif Sosialisaikan Cerdas Keuangan

102
Pemilihan duta LIK 2026-2027. POTO: ISTIMEWA

 

 BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) tidak membiarkan generasi muda hanya sebagai pengguna produk dan layanan keuangan. Namun, juga berperan aktif mengajak masyarakat semakin cerdas mengelola keuangan.

Semangat ini kemudian diimplementasikan OJK dengan menggelar pemilihan duta Literasi dan Inklusi Keuangan (LIK) 2026–2027.

Selama dua hari, 1–2 Oktober 2026, sepuluh finalis mengikuti rangkaian klasikal dan karantina di Kantor OJK Sulselbar.

Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin mengatakan, generasi muda memiliki potensi besar menjadi penggerak literasi keuangan, terutama dengan kemampuan mereka dalam berkomunikasi dan memanfaatkan media digital.

Melalui program ini, para finalis diharapkan tidak hanya memahami keuangan untuk diri sendiri, juga mampu membagi pengetahuan dan mengajak lebih banyak anak muda dan masyarakat semakin bijak mengambil keputusan pengelolaan keuangan.

Selama kegiatan, inalis mendapatkan beragam materi, baik dari pihak OJK, Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), maupun lembaga jasa keuangan lain yang terdaftar dan diawasi OJK.

Pembekalan mencakup pengenalan peran lembaga dalam sistem keuangan, produk dan layanan jasa keuangan, pengelolaan keuangan, hingga pentingnya memahami manfaat dan risiko sebelum menggunakan produk keuangan.

Tidak hanya seputar teori keuangan, finalis diajak mengembangkan kemampuan soft skills, mulai public speaking, komunikasi efektif, pengembangan personality, hingga leadership.

“Kemampuan tersebut yang kemudian menjadi bekal penting agar mereka mampu tampil percaya diri, menyampaikan pesan dengan cara yang menarik, serta menjadi sosok yang dapat menginspirasi lingkungan sekitarnya,” ujar Muchlasin saat membuka kegiatan.

Klasikal dan karantina juga diisi berbagai tantangan, aktivitas kelompok, serta pengembangan kreativitas konten dan edukasi yang dilaporkan ke platform OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI). Melalui kegiatan tersebut, finalis ditantang untuk menuangkan ide segar dalam menyampaikan edukasi keuangan dengan bahasa yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat, khususnya generasi muda.

Muchlasin menyebutkan, program ini menjadi upaya OJK memperkuat Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.

Di tengah semakin mudahnya akses terhadap berbagai produk dan layanan keuangan digital, kehadiran Duta LIK diharapkan menjadi teman sekaligus pengingat bagi generasi muda dan masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip Legal dan Logis sebelum menggunakan produk dan layanan jasa keuangan, serta tidak mudah tergiur tawaran investasi maupun pinjaman ilegal.

Setelah melalui rangkaian pembekalan dan penilaian, OJK memilih Chayra Safana Nuramni sebagai Juara I, disusul Siti Aisyah Abidin sebagai Juara II dan Rifqah Nasywa Nabila sebagai Juara III.

Ketiga pemenang diharapkan dapat menjadi representasi generasi muda yang tidak hanya memiliki pemahaman keuangan yang baik, tetapi juga mampu menginspirasi dan mengajak masyarakat untuk semakin cerdas dalam mengelola keuangan.

Duta LIK 2026–2027 selanjutnya berperan aktif sebagai mitra OJK dalam menyebarluaskan edukasi keuangan melalui berbagai kegiatan, kolaborasi, serta pemanfaatan media digital yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Melalui semangat Belajar, Berbagi, dan Bergerak, OJK berharap Duta LIK 2026–2027 dapat menjadi wajah baru edukasi keuangan yang lebih dekat, kreatif, dan relevan dengan kehidupan masyarakat, sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat yang semakin cerdas, terlindungi, dan berdaya secara finansial.

Editor: Bali Putra