Bea Cukai Makassar Dorong UMKM Bulukumba Tembus Pasar Ekspor

67
POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Bea Cukai Makassar mendorong Bulukumba untuk mampu membawa produk lokal dari pelaku UMKM menembus pasar internasional. Pasalnya,  Bulukumba memiliki beragam potensi produk unggulan daerah.

Hal tersebut menjadi fokus Bea Cukai Makassar saat melakukan kegiatan Export Assistance di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kantor Bupati Bulukumba, Kamis, 17 September lalu.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Makassar, Muhammad Mirfuad menjelaskan prosedur ekspor serta berbagi pengalaman keberhasilan UMKM binaan Bea Cukai Makassar menembus pasar internasional, diantaranya Malaysia, Singapura, Hong Kong, Jepang, Jerman, Turki, dan Arab Saudi.

Untuk memberikan gambaran nyata mengenai perjalanan menuju pasar ekspor, Bea Cukai Makassar menghadirkan Owner PT Coconut International Indonesia (CII), Asriyhani, salah satu UMKM binaan Bea Cukai Makassar yang telah mengekspor produk briket arang kelapa ke Jerman, Turki, Inggris, dan Arab Saudi.

Asriyhani menyampaikan berbagai tantangan dalam membangun bisnis hingga tembus pasar internasional. Ia menekankan, mental yang kuat dan kejujuran merupakan modal penting menjalankan usaha.

Selain PT CII, turut hadir sejumlah UMKM binaan Bea Cukai Makassar, Kopi Leluhur dengan produk olahan kopi, Rappo Indonesia dengan produk olahan plastik, Kallolo by Rich dengan produk fashion wastra Sulawesi, Atap Konjo dengan produk kerajinan daun lontara, serta Kacang Putri dengan produk olahan kacang.

Mereka berbagi pengalaman mengenai perjalanan dan tantangan dalam mengembangkan bisnis hingga memasuki pasar internasional.

Kepala Kantor Bea Cukai Makassar, Krisna Wardhana, menyampaikan dukungan terhadap upaya peningkatan potensi ekspor di Sulawesi Selatan, khususnya Bulukumba.

“Kegiatan ekspor tentu berdampak luas bagi perekonomian, meningkatkan devisa negara, mendorong pertumbuhan UMKM dan industri pengolahan, hingga membuka lapangan kerja. Kami dukung UMKM Bulukumba berkembang dan meningkatkan potensi untuk menembus pasar global,” ujar Krisna.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bulukumba, Muhammad Ali Saleng,

mengapresiasi sinergi dan kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan Bea Cukai Makassar dalam mendorong UMKM daerah.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat dilanjutkan melalui pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas akses pasar hingga ke mancanegara.

Editor: Bali Putra