Unhas dan Busan Indonesia Center Perkuat Kolaborasi Akademik dan Penelitian

71
POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) memperluas jejaring kerja sama akademik dan penelitian dengan Korea Selatan melalui kemitraan bersama Busan Indonesia Center (BIC). Kolaborasi ini membuka peluang pengembangan pendidikan lanjutan, penelitian, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia Unhas.

Kerja sama tersebut dituangkan melalui penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, bersama Presiden Busan Indonesia Center Kim Soo-il, di Ruang Rapat Rektor, Lantai 8 Gedung Rektorat Unhas, Senin, 21 September lalu.

MoU tersebut merupakan landasan bagi kedua pihak untuk mengembangkan program akademik dan penelitian, memperluas pertukaran pengetahuan, serta membangun jejaring dengan perguruan tinggi di Korea Selatan.

Salah satu fokus yang disampaikan Unhas adalah pengembangan kapasitas dosen muda melalui peluang pendidikan lanjutan di universitas mitra luar negeri. Jamaluddin Jompa menilai, jejaring internasional perlu dimanfaatkan secara konkret untuk membuka akses akademik dan memperluas pengalaman dosen dalam lingkungan pendidikan global.

“Kami ingin mendorong dosen-dosen muda Unhas untuk melanjutkan pendidikan ke jejaring mitra kami di luar negeri. Kami berharap Busan Indonesia Center dapat menjadi penghubung yang membuka akses dan mempertemukan mereka dengan universitas mitra di Korea, sehingga kerja sama ini memberi manfaat nyata bagi pengembangan sumber daya manusia Unhas,” jelasnya.

Menurut Jamaluddin Jompa, akses terhadap jejaring perguruan tinggi internasional juga dapat memperkuat peluang kolaborasi penelitian dan pertukaran pengetahuan. Pengalaman akademik di luar negeri diharapkan dapat memperluas perspektif keilmuan dosen sekaligus memperkuat jejaring riset yang dapat dikembangkan setelah kembali ke Unhas.

Presiden BIC, Kim Soo-il menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka ruang yang lebih luas bagi hubungan pendidikan dan penelitian antara Indonesia dan Korea Selatan. Jejaring BIC di Korea Selatan dapat dimanfaatkan untuk mempertemukan Unhas dengan berbagai peluang akademik dan institusi pendidikan tinggi.

“Kami berharap kesepakatan ini membuka kesempatan untuk membangun hubungan akademik yang lebih erat, memperluas pertukaran pengetahuan, dan mengembangkan kolaborasi penelitian yang memberikan manfaat bersama,” jelas Kim.

Setelah penandatanganan MoU, kedua pihak akan mengidentifikasi bidang prioritas dan bentuk program yang dapat dikembangkan. Pembahasan tersebut mencakup peluang pendidikan lanjutan, kerja sama penelitian, serta penguatan jejaring akademik antara Unhas dan perguruan tinggi di Korea Selatan.

BIC merupakan lembaga yang memfasilitasi hubungan Indonesia dan Korea Selatan, khususnya dalam bidang sumber daya manusia, pendidikan, dan pelatihan. Melalui jejaringnya, BIC turut membuka akses terhadap peluang pendidikan tinggi dan kerja sama dengan perguruan tinggi di Korea Selatan.

Editor: Bali Putra