BI Sulsel Raih Dua Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

81
BI Sulsel meraih dua penghargaan IABC Indonesia Awards 2026 atas komitmen menghadirkan komunikasi berdampak. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, JAKARTA — Komitmen Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) menghadirkan komunikasi berdampak mendapat apresiasi pada IABC Indonesia Awards 2026.

Dua tim BI Sulsel berhasil meraih penghargaan kategori ICOMMA (Impactful Communications Awards), yakni Top 10 & Awards of Excellence untuk program Non Stop Education (NSE) CBP Rupiah pada subkategori Best Public Interest Communications, dan Awards of Excellence untuk program Green PUR pada subkategori Best Sustainability Communications.

Penghargaan diterima Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Firman Hidayat. Dikatakan, keberhasilan NSE CBP Rupiah tidak terlepas dari pendekatan komunikasi yang mampu mengubah persoalan nyata di masyarakat menjadi solusi sistemik dan terukur. Tidak semata edukasi, program ini membangun multiplier effect melibatkan guru, agen, komunitas, serta kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari ekosistem literasi Rupiah.

Dampak program ditunjukkan melalui capaian terukur, antara lain 85,02 juta interaksi digital, keterlibatan 2.190 guru, serta 87 persen tingkat pemahaman terhadap metode 3D. Capaian tersebut menunjukkan, komunikasi yang dilakukan tidak hanya menghasilkan awareness, tetapi telah bergerak menuju perubahan pemahaman, perilaku, hingga outcome dan impact.

“Dengan karakter tersebut, NSE memenuhi elemen penting komunikasi kepentingan publik,” katanya.

Sementara itu, program Green PUR menghadirkan pendekatan komunikasi keberlanjutan melalui konsep “waste to product”, mengubah limbah racik uang kertas (LRUK) menjadi produk bermanfaat bagi masyarakat sekaligus bernilai tambah bagi aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Dari sisi implementasi, Green PUR menghasilkan satu pilot project dan menghasilkan tiga prototype, briket arang, biochar, dan karbon aktif. Program ini kemudian menghasilkan manfaat terukur.

Editor: Bali Putra