Unhas Perkuat Jejaring Asia-Pasifik

152
POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, BANDUNG – Sejak 2001, Universitas Hasanuddin (Unhas) mengambil bagian dari jejaring yang mempertemukan institusi pendidikan dan penelitian di kawasan Asia-Pasifik melalui pemanfaatan teknologi internet untuk pendidikan, riset, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Hal tersebut kini terus diperkuat.

Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa (JJ) menyebutkan, ketahanan masyarakat tidak lahir dari kemampuan untuk menghindari perubahan, tetapi dari kemampuan untuk belajar, beradaptasi, dan bekerja sama menghadapi perubahan. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab penting untuk memastikan pengetahuan dan teknologi memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Pandangan tersebut menempatkan manusia sebagai bagian penting dalam transformasi teknologi. Kemajuan digital tidak hanya menyangkut perangkat dan infrastruktur, tetapi juga kesiapan individu serta kelembagaan dalam menggunakannya secara tepat.

Dalam forum School of Internet (SOI) Asia, JJ hadir sebagai panelis. Pembahasan mencakup peran perguruan tinggi dalam menghadapi perubahan teknologi, perkembangan AI, pendidikan digital, serta kebutuhan membangun jaringan yang lebih tangguh.

Ketua Lembaga Transformasi Digital dan Kecerdasan Artifisial (LTDKA) Unhas, Muhammad Niswar, menjelaskan, perjalanan Unhas bersama SOI Asia menunjukkan bagaimana sebuah jejaring bertahan mengikuti perubahan zaman.

“Unhas telah mengambil bagian dari komunitas SOI Asia sejak 2001. Bandung Declaration 2026 adalah penegasan bahwa jejaring ini masih relevan untuk menjawab perkembangan teknologi dan kebutuhan kolaborasi akademik saat ini,” jelas Niswar.

Keterlibatan Unhas memberikan peluang bagi sivitas akademika memperluas akses terhadap pengetahuan, teknologi, dan mitra riset di kawasan Asia-Pasifik. Pengalaman yang diperoleh dari jejaring tersebut merupakan modal untuk mengembangkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Salah satu momentum penting dalam pertemuan tersebut adalah penandatanganan SOI-Asia Bandung Declaration 2026 oleh Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa bersama pimpinan institusi anggota SOI Asia.

Bagi Unhas, deklarasi tersebut sekaligus merupakan penanda perjalanan yang telah berlangsung selama lebih dari 25 tahun. Teknologi  mungkin terus berubah, tetapi kebutuhan untuk membangun manusia dan institusi yang mampu menghadapinya tetap merupakan pekerjaan yang berkelanjutan.

Dari pengembangan jaringan internet pada awal keterlibatannya hingga menghadapi era AI saat ini, Unhas terus menempatkan teknologi sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

SOI Asia 61st Meeting and 30th Anniversary Conference merupakan pertemuan anggota SOI Asia yang membahas perkembangan teknologi, pendidikan, riset, dan arah jejaring akademik di kawasan Asia-Pasifik. Kegiatan berlangsung di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, pada 31 Agustus–2 September 2026.

Editor: Bali Putra