HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Luncurkan Program “Merdeka dalam Genggaman”

75
POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan, Pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan inovasi pelayanan publik berbasis digital.

Usai upacara pengibaran bendera di Lapangan Karebosi Makassar, Senin (17/8/2026), Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham meluncurkan program “Merdeka dalam Genggaman”.

“Transformasi digital yang kami lakukan bukan sekadar menghadirkan aplikasi maupun fitur baru. Digitalisasi pelayanan merupakan bagian dari hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan publik yang semakin mudah,”  kata Munafri.

Program tersebut ditandai peluncuran tiga fitur layanan digital yang terintegrasi dalam aplikasi Lontara Plus, platform digital milik Pemerintah Kota Makassar.

Ketiga fitur tersebut meliputi pelayanan pencatatan sipil terintegrasi, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara online, serta Makassar Move.

Untuk layanan administrasi kependudukan, masyarakat memperoleh akses pencatatan sipil secara lebih praktis melalui sistem digital. Integrasi layanan tersebut merupakan upaya pemerintah melakukan agar pelayanan publik dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Selain pelayanan pencatatan sipil, Pemkot Makassar juga menghadirkan fitur pembayaran PBB a online, yang diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat memenuhi kewajiban perpajakan tanpa harus melalui proses pelayanan secara konvensional.

Sementara itu, Makassar Move, dirancang sebagai sarana untuk mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat, sekaligus ruang interaksi antara warga dan pemerintah.

Melalui Makassar Move, masyarakat dapat merekam aktivitas fisik yang dilakukan sehari-hari, seperti berjalan kaki, jogging, berlari, hingga bersepeda.

Munafri menegaskan, peluncuran tiga fitur tersebut sekaligus menjadi simbol semangat kemerdekaan di era digital. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan dari penjajahan, juga sebagai upaya menghadirkan kemudahan dan akses pelayanan bagi masyarakat.

Appi berharap masyarakat tidak hanya menjadi pengguna layanan, tetapi juga ikut mengawasi dan mengawal pembangunan Kota Makassar melalui ruang digital yang telah disediakan pemerintah.

Editor: Bali Putra