Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Distribusi BBM Sulsel, Antisipasi Kebutuhan Irigasi dan Pertanian Pascapanen

91
Pertamina Patra Niaga terus memonitor kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Pertamina Patra Niaga terus memonitor kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Berdasarkan pantauan, sebagian besar wilayah dalam kondisi aman, namun sejumlah daerah alami penurunan stok dan peningkatan jumlah penyaluran.

Dipengaruhi peningkatan kebutuhan BBM untuk aktivitas pertanian, termasuk kebutuhan irigasi di tengah kondisi kekeringan serta aktivitas masyarakat yang memasuki periode panen. Dengan siklus panen hingga tiga kali setahun, kebutuhan BBM untuk mendukung kegiatan irigasi dan operasional pertanian meningkat.

Mengantisipasi hal tersebut, penyaluran BBM ditambah 15–20 persen dari rata-rata normal harian untuk Pertalite dan 10–15 persen untuk Biosolar. Penyaluran BBM di SPBU juga diatur melalui marshal, termasuk pengalihan kendaraan ke SPBU lain apabila terjadi antrean panjang. Kondisi stok dan penyaluran dimonitor berkala untuk memastikan kebutuhan masyarakat, termasuk sektor pertanian dan irigasi, terpenuhi dan penyaluran berjalan optimal.

POTO: ISTIMEWA

“Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan,” ungkap Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, Jumat (14/08/2026).

Dikatakan, Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan penyaluran BBM di Sulsel berjalan aman, lancar, dan optimal.

Pertamina juga terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga penyaluran BBM subsidi tetap tepat sasaran dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Apabila menemukan indikasi penyalahgunaan atau butuh informasi terkait layanan BBM, masyarakat diharapkan langsung menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Setiap laporan yang kami terima ditindaklanjuti sesuai mekanisme berlaku,” ujar Lilik.

*/Editor: Bali Putra