Pelindo Perkuat Ekosistem Vendor Regional 4 lewat Pembaruan Kebijakan Pengadaan

116
Pelindo memperkuat ekosistem vendor di Regional 4 melalui pembaruan kebijakan pengadaan barang dan jasa, digitalisasi sistem P-eproc, penerapan Contractor Safety Management System (CSMS), serta dukungan pembiayaan dari bank-bank Himbara. POTO: ISTIMEWA

 

 BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di Regional 4 melalui pembaruan kebijakan pengadaan barang dan jasa, digitalisasi sistem P-eproc, penerapan Contractor Safety Management System (CSMS), serta dukungan pembiayaan dari bank-bank Himbara.

Upaya tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa Pelindo Tahun 2026 di Ruang Rapat Akhlak, Lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Kamis 13 Agustus 2026.

Sosialisasi diikuti vendor yang telah bekerja sama maupun yang akan menjalin kerja sama dengan Pelindo Regional 4. Forum tersebut membahas kebijakan terbaru, mekanisme pengadaan digital, standar keselamatan, serta persyaratan yang harus dipenuhi vendor dalam mengikuti proses pengadaan dan melaksanakan pekerjaan.

Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, mengatakan, vendor memiliki posisi strategis dalam mendukung operasional dan peningkatan kualitas layanan kepelabuhanan.

“Pelindo memandang vendor sebagai mitra strategis. Karena itu, hubungan kerja sama harus dibangun berdasarkan profesionalisme, transparansi, kepatuhan, kualitas pekerjaan, serta komitmen terhadap keselamatan,” ujar Rinto.

Menurut Rinto, kesiapan vendor tidak hanya dinilai dari kelengkapan administrasi dan kemampuan teknis, tetapi juga integritas, kapasitas perusahaan, serta pemenuhan standar keselamatan dan kesehatan kerja.

“Kami berharap seluruh vendor dapat memahami ketentuan yang berlaku dan mempersiapkan diri dengan baik. Hal ini penting agar kerja sama yang terjalin mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan mendukung pelayanan Pelindo kepada pengguna jasa,” katanya.

Manager Pengadaan Non Teknik PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Yanuar Siscaria Rahmawati, mengatakan pembaruan kebijakan dan sistem pengadaan merupakan bagian dari transformasi Pelindo untuk menciptakan proses bisnis yang lebih transparan, efisien, dan kompetitif.

“Pengadaan barang dan jasa tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan perusahaan. Proses ini juga menjadi instrumen penting dalam menjaga efisiensi, transparansi, persaingan usaha yang sehat, dan kualitas hasil pekerjaan,” tutur Yanuar.

Dalam sosialisasi tersebut, vendor mendapat penjelasan mengenai regulasi terbaru pengadaan, pembaruan sistem P-eproc, penerapan CSMS, serta fasilitas finance funding dan dukungan perbankan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Yanuar meminta vendor memastikan data perusahaan dalam Vendor Management System (VMS) tercatat lengkap, benar, dan mutakhir. Pembaruan data tersebut menjadi bagian penting dalam kesiapan vendor mengikuti proses pengadaan secara digital.

“Pelindo membuka kesempatan yang setara bagi pelaku usaha yang memiliki kompetensi dan memenuhi ketentuan untuk berpartisipasi dalam proses pengadaan perusahaan,” ujarnya.

Selain administrasi dan digitalisasi, aspek keselamatan menjadi persyaratan penting dalam pelaksanaan pekerjaan. Melalui CSMS, setiap kontraktor dituntut mampu mengidentifikasi serta mengendalikan risiko keselamatan dan kesehatan kerja.

Manager Pengadaan Pelindo Regional 4, Anrina Mesanny Aprilia Rasmud, mengatakan sosialisasi juga menjadi sarana komunikasi langsung antara Pelindo dan vendor untuk menyamakan pemahaman mengenai mekanisme pengadaan.

“Melalui forum ini, vendor dapat memperoleh informasi yang lebih komprehensif sekaligus menyampaikan pertanyaan mengenai proses pengadaan. Kami ingin memastikan tidak ada perbedaan pemahaman dalam penerapan kebijakan di lapangan,” ujar Anrina.

Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa Pelindo Tahun 2026 digelar di empat wilayah regional, yakni Medan, Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pelindo menyeragamkan pemahaman dan implementasi kebijakan pengadaan di seluruh wilayah operasional perusahaan.

Pelindo Regional 4 berharap penguatan ekosistem pengadaan dapat meningkatkan kualitas barang dan jasa sekaligus memperluas kesempatan bagi pelaku usaha yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam proses pengadaan perusahaan.

Editor: Wayan Susena