
BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Dua akademisi internasional Babatunde Olamide Bamgbose (Oral and Maxillofacial Radiology dari Bayero University, Kano, Nigeria) dan Azeez Butali (Guru Besar Oral Pathology, Radiology and Medicine dari The University of Iowa, Amerika Serikat) mengingatkan lulusan Universitas Hasanuddin (Unhas) akan pentingnya memiliki visi, jejaring, menjaga karakter dan integritas, jika ingin berhasil memasuki dunia professional.
Hal itu disampaikan kedua akademisi saat hadir pada Wisuda periode Juli, Kamis (24/07/2026).
Prof. Babatunde Olamide Bamgbose, mengajak lulusan Unhas berani bermimpi besar. Menurutnya, setiap inovasi, kepemimpinan, maupun pencapaian berawal dari keberanian seseorang membayangkan masa depan yang ingin diwujudkan. Juga menjaga karakter, serta menghargai orang yang telah menjadi bagian dari perjalanan mereka.
“Namun, mimpi tidak akan menghasilkan perubahan apabila berhenti sebagai angan. Harus ditransformasikan menjadi visi yang jelas, disertai tujuan terukur dan langkah yang konsisten,” ujarnya.
Menurut Prof. Bamgbose, komunikasi merupakan salah satu fondasi kepemimpinan. Banyak peluang lahir bukan semata karena kecerdasan akademik, melainkan karena kemampuan membangun hubungan yang dilandasi kepercayaan, karakter, dan tujuan bersama.
Ia mengaku terkesan dengan arah pengembangan Unhas yang dinilai memiliki visi jelas untuk terus meningkatkan daya saing di tingkat global.
Sementara Prof. Azeez Butali, mengajak para lulusan memaknai wisuda sebagai hasil dari perjalanan panjang yang tidak ditempuh seorang diri.
“Setiap keberhasilan merupakan akumulasi dari proses belajar, pengembangan keterampilan, pengalaman menghadapi tantangan, hingga keberanian bangkit dari kegagalan. Seluruh pengalaman tersebut membentuk kompetensi sekaligus karakter seorang professional,” katanya.
Kehadiran kedua akademisi internasional tersebut memberikan perspektif bahwa kompetensi akademik merupakan salah satu modal dalam membangun masa depan. Di era yang semakin terhubung, kemampuan mengembangkan visi, berkomunikasi secara efektif, membangun jejaring global, serta menjaga karakter menjadi kompetensi yang sama pentingnya bagi para lulusan perguruan tinggi.
Editor: Bali Putra









