BISNISSULAWESI.COM, PALU – Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Muhammad Ruslin, bertemu Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), dr. Reny Arniwaty Lamadjido untuk memperkuat implementasi Jalur Afirmasi Daerah, sebagai tindak lanjut nota kesepahaman antara kedua institusi.
Jalur afirmasi daerah merupakan sebuah skema penerimaan mahasiswa yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan wilayah. Selain membahas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan program magang, pertemuan tersebut menegaskan bahwa penerimaan mahasiswa dapat menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah.
Berbeda dengan jalur penerimaan reguler yang berorientasi pada kompetisi nasional, Jalur Afirmasi Daerah menghubungkan proses seleksi mahasiswa dengan kebutuhan pembangunan wilayah. Melalui skema ini, pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk mempersiapkan sumber daya manusia pada bidang-bidang yang dibutuhkan, sementara universitas menyediakan akses pendidikan sesuai kapasitas program studi dan kebijakan penerimaan.
“Jalur Afirmasi Daerah merupakan komitmen Unhas dalam meningkatkan kualitas SDM Sulteng sekaligus mendukung program unggulan Pemprov Sulteng “Berani Cerdas”, yang berfokus pada perluasan akses pendidikan tinggi,” ujar Prof. Ruslin.
Dalam implementasinya, peserta berasal dari daerah yang telah menjalin kerja sama dengan Unhas dengan jumlah mahasiswa maupun pilihan program studi disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan daerah, daya tampung program studi, dan kebijakan akademik Unhas.
“Pendekatan ini memungkinkan pendidikan tinggi menjadi lebih responsif terhadap tantangan pembangunan lokal,” kata Prof. Ruslin.
Tdak berhenti pada penerimaan mahasiswa, kolaborasi juga diarahkan pada penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas aparatur pemerintah, Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik, hingga program magang mahasiswa.
Unhas menawarkan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sarjana, sarjana terapan, magister, doktor, hingga spesialis. Berbagai bidang ilmu yang tersedia antara lain pemerintahan, ekonomi, hukum, kesehatan, pertanian, peternakan, kehutanan, kelautan dan perikanan, teknik, teknologi, serta ilmu sosial. Ragam program ini memungkinkan pemerintah daerah menyesuaikan kebutuhan pengembangan SDM dengan prioritas pembangunan masing-masing wilayah.
Wagub Sulteng, dr. Reny Arniwaty Lamadjido, menyambut baik penguatan kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan Unhas membuka peluang lebih luas bagi masyarakat Sulawesi Tengah untuk mengakses pendidikan tinggi sekaligus mempersiapkan tenaga profesional yang akan berkontribusi pada pembangunan daerah.
Selama ini, kerja sama Unhas di Sulawesi Tengah telah mencakup Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Buol, Donggala, Morowali, Morowali Utara, dan Parigi Moutong. Khusus dengan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, kolaborasi bahkan telah berkembang hingga program afirmasi untuk jenjang doktor dan spesialis.
Sosialisasi diikuti sekitar 30 kepala SMA dan SMK dari berbagai wilayah di Sulteng untuk memperluas informasi mengenai Jalur Afirmasi Daerah kepada calon mahasiswa dan masyarakat di berbagai kabupaten dan kota.
Editor: Bali Putra









