
BISNISSULAWESI.COM, MAROS – Ada hal baru terjadi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, khususnya di area check in terminal keberangkatan. Belasan motor dipamerkan selama empat hari, 10-13 Juni 2026. Hal tersebut, tentu menarik para penumpang.
“Kami terus memperkuat peran sebagai ruang kolaborasi bahwa bandara tidak hanya melayani mobilitas penumpang, juga mendukung berbagai aktivitas komunitas dan pengembangan ekonomi kreatif melalui pendekatan pentahelix,” ungkap General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha dalam keterangan tertulis, Jumat (12/05/2026).
Kolaborasi, salah satunya diwujudkan dengan memberikan ruang bagi komunitas XRI Makassar menyelenggarakan pameran motor. Kegiatan ini menjadi wadah bagi komunitas untuk menampilkan kreativitas, inovasi, serta menciptakan pengalaman yang baru bagi para pengguna jasa bandara.
Dikatakan Ruly, bandara berkomitmen membuka ruang bagi berbagai komunitas yang ada di provinsi Sulawesi Selatan untuk berkolaborasi dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
“Bandara tidak hanya berfungsi sebagai tempat transportasi udara, juga sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai elemen, mulai komunitas, pelaku usaha, pemerintah, hingga akademisi. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mendorong terwujudnya ekosistem pentahelix yang saling mendukung dalam pengembangan potensi daerah provinsi Sulawesi selatan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan bandara yang lebih inklusif, berdaya guna, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Di pihak lain, perwakilan komunitas motor dari XRI Makassar, Rudi mengapresiasi sinergi dan kolaborasi yang terjalin dengan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin melalui penyelenggaraan pameran motor komunitas.
Kegiatan ini diakui menjadi wadah positif bagi komunitas untuk menampilkan kreativitas sekaligus membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat.
“Kami mengapresiasi Bandara Sultan Hasanuddin yang telah membuka ruang kolaborasi bagi komunitas motor. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk menyalurkan kreativitas, juga menunjukkan bahwa komunitas otomotif dapat berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Rudi.
Ia berharap, sinergi bandara dan komunitas terus terjalin dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berkegiatan secara positif.
Selain itu, pameran motor ini juga memberikan pengalaman baru bagi pengguna jasa bandara. Beberapa penumpang mengaku antusias dengan kehadiran pameran yang menghadirkan suasana berbeda di area terminal.
“Saya cukup terkejut sekaligus senang. Ini pertama kalinya melihat pameran motor di bandara, suasananya jadi lebih hidup dan tidak terasa membosankan saat menunggu penerbangan,” ujar penumpang tujuan Jakarta.
Kegiatan seperti ini, katanya, bagus karena menunjukkan bahwa bandara juga bisa menjadi ruang untuk menampilkan kreativitas masyarakat dan komunitas lokal.
Editor: Bali Putra








