BISNISSULAWESI.COM, JAKARTA: Astra terus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan kerja beragam dan inklusif yang mendukung pengembangan kepemimpinan perempuan. Salah satunya, diwujudkan melalui “Astra Women Network 2026 di Menara Astra, Jakarta, Selasa (12/05/2026).
Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti yang hadir saat itu mengapresiasi “Astra Women Network 2026” yang konsisten menghadirkan ruang kolaborasi, pembelajaran, dan penguatan kapasitas perempuan Indonesia.
“Ini menunjukkan, pemberdayaan perempuan bukan sekadar agenda sosial, tetapi telah menjadi bagian penting strategi pembangunan sumber daya manusia dan keberlanjutan bangsa,” ujar Diana.
Sementara Direktur Astra Gita Tiffani Boer mengatakan, Astra berkomitmen mendorong terciptanya lingkungan inklusif dan membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berperan dan berkontribusi optimal.
Astra Women Network 2026 menghadirkan narasumber inspiratif, tu Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi dan Ketua Pengurus Perempuan Astra sekaligus CEO AstraPay Rina Apriana, yang berbagi pengalaman serta pembelajaran bagi perempuan Astra untuk terus bertumbuh, berani mengambil peran kepemimpinan, dan menciptakan dampak positif di lingkungan sekitarnya.
Hingga 2025, representasi karyawan perempuan di Grup Astra pada posisi supervisor ke atas mencapai 20,33 persen. Juga terdapat 33 perempuan yang menjabat sebagai Direktur di Grup Astra atau setara dengan 17,37 persen dari total jajaran Direksi.
Dalam kegiatan sosial, perempuan Astra terlibat dalam berbagai kegiatan seperti kolaborasi Hari Anak Nasional bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, aksi menanam mangrove, aktif pada kegiatan workshop lingkungan Astra, kegiatan sosial bersama anak-anak penyintas kanker, hingga mengajar di sekolah binaan Yayasan Astra dan Desa Sejahtera Astra Sumba Timur.
Semangat Astra mendukung keberagaman dan inklusivitas melalui komunitas perempuan Astra, sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.
Editor: Bali Putra









