
BISNISSULAWESI.COM, MAROS – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berhasil meraih penghargaan internasional kategori Bintang 4 (Gold) pada World Safety Organization Indonesia Safety Culture Awards (WISCA) 2026 yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (08/05/2026).
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas implementasi budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dijalankan konsisten di lingkungan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Penghargaan diberikan setelah melalui serangkaian proses penilaian yang meliputi administrasi, pengukuran safety culture, verifikasi, hingga penjurian sejak awal 2026.
Pada ajang ini, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berhasil memperoleh penghargaan kategori Bintang 4 (Gold) atas implementasi Safety Culture Program dalam mendukung penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan operasional bandara.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas upaya perusahaan dalam membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten,” ungkap General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha.
WISCA merupakan program penghargaan oleh World Safety Organization (WSO) Indonesia untuk mendukung upaya membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja di Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan maupun institusi yang dinilai berhasil menjalankan program budaya K3, mengukur tingkat budaya keselamatan kerja, serta mengimplementasikan Sistem Manajemen K3 secara berkelanjutan.
Ruly menyebutkan, budaya K3 merupakan tanggung jawab bersama yang dibangun melalui kolaborasi seluruh insan bandara, baik manajemen, pegawai, maupun mitra kerja. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan budaya keselamatan kerja di lingkungan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Sebagai bagian dari proses penilaian WISCA 2026, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga telah melaksanakan pengukuran tingkat Maturity Level Budaya K3 bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin menggunakan metode ECAST Framework dalam industri penerbangan.
Hasil pengukuran menunjukkan nilai 222 atau berada pada level 5 (Generative), yang menunjukkan implementasi budaya keselamatan kerja telah berjalan secara optimal dan berkelanjutan. PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berkomitmen untuk terus meningkatkan implementasi budaya keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bagian dari upaya menghadirkan operasional bandara yang aman, andal, dan berstandar internasional.
Editor: Bali Putra






