Dilantik Kembali sebagai Rektor Unhas, Prof. JJ Akui Tantangan tak Mudah

98
Prof. JJ dilantik sebagai rektor Unhas periode 2026-2030, Senin (27/04/2026). POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Jamaluddin Jompa atau Prof. JJ kembali dilantik sebagai rektot Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026-2030, Senin (27/04/2026). Ibarat menakhodai kapal besar yang mengarungi lautan luas, Prof JJ mengakui tantangan yang dihadapi tidak selalu mudah. Namun, Ia selalu siap menghadapi setiap gelombang perubahan demi membawa Unhas lebih maju.

“Capaian Unhas selama empat tahun terakhir bukan hasil kerja individu, melainkan buah kolaborasi seluruh elemen kampus,” ujarnya.

Unhas menunjukkan komitmen kuat terhadap pendidikan inklusif. Sejak 2022 hingga 2026, lebih dari 39.900 mahasiswa telah menerima beasiswa. Saat ini, 28 persen mahasiswa Unhas merupakan penerima bantuan pendidikan, melampaui standar minimal nasional sebesar 20 persen.

Pada 2025, Unhas mengangkat 730 pegawai tetap sebagai langkah strategis memperkuat stabilitas organisasi dan kepastian karier tenaga kependidikan. Selain itu, 393 pegawai juga memperoleh kepastian administratif dan legalitas status kepegawaian.

Memasuki periode kedua kepemimpinannya, Prof. JJ menyiapkan agenda besar untuk memperkuat reputasi global Unhas. Salah satunya melalui penguatan ekosistem riset berbasis kolaborasi. Hingga kini, Unhas telah membentuk 315 Thematic Research Group (TRG) yang menghimpun 1.523 peneliti internal bersama 532 mitra internasional dari 77 negara.

Ke depan, Unhas menargetkan pengiriman 500 dosen untuk studi lanjut ke luar negeri serta menghadirkan 200 visiting scholars kelas dunia. Mobilitas internasional mahasiswa juga akan diperluas melalui program Double Degree, Joint Degree, dan Credit Earning dengan perguruan tinggi ternama dunia.

Selain itu, Unhas menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa asing hingga mencapai rasio 2 persen dari total mahasiswa domestik, sekaligus mengoptimalkan jejaring alumni di berbagai sektor strategis untuk memperkuat daya saing lulusan di pasar kerja global.

Editor: Bali Putra