Lippoland, Berdayakan 75 Anak Berkebutuhan Khusus di Momen Hari “Down Syndrome” Sedunia

103
Lippoland melalui GMTD kembali menunjukkan komitmen sosial dengan menggelar "Tabung Karya" di Madrid Hall, Akkarena, Sabtu (04/04/2026). POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Lippoland melalui PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) kembali menunjukkan komitmen sosial dengan memberdayakan sekitar 75 anak berkebutuhan khusus pada momentum Hari Down Syndrome Sedunia, Sabtu (04/04/2026)

Aksi sosial yang menjadi bagian Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Tabung Karya atau Tanjung Bunga Berkarya Vol. 3, mengambil tema “Gantungan Kunci Istimewa, Langkah Kecil Menuju Mandiri”. Di mana, GMTD memberi pelatihan membuat gantungan kunci kepada 75 anak berkebutuhan khusus tersebut. Kegiatan berlangsung di Madrid Hall, Akkarena.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pelatihan keterampilan membuat gantungan kunci yang bertujuan untuk mengasah kreativitas, melatih motorik halus, serta menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak. Program ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membuka peluang kemandirian bagi anak-anak berkebutuhan khusus di masa depan.

GMTD melatih 75 anak berkubutuhan khusus, membuat kerajinan gantungan kunci. POTO: ISTIMEWA

Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Down Syndrome Sedunia, terselenggara melalui kolaborasi dengan Komunitas Orang Tua Anak Down Syndrome (KOADS), serta mendapat dukungan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Selatan dan Pokja Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Selatan.

Chief Operating Officer PT GMTD Tbk, Jemmy Andreas Persang menyebutkan, program “Tabung Karya” merupakan salah satu inisiatif berkelanjutan perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang positif di masyarakat, khususnya di kawasan Tanjung Bunga.

“Melalui program Tabung Karya, kami ingin menghadirkan ruang inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk belajar, berkarya, dan mengekspresikan potensi yang mereka miliki. Kami percaya, setiap anak memiliki kemampuan luar biasa jika diberikan kesempatan yang tepat,” ujarnya.

Jemmy menegaskan, “Tabung Karya” tidak semata-mata untuk mendorong pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan, juga menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Andi Rahmatullah, Ketua KOADS mengapresiasi dukungan GMTD dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya edukatif, juga membangun semangat kebersamaan bagi anak-anak dan orang tua.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami, tidak hanya dalam melatih keterampilan, tetapi juga memberikan pengalaman sosial yang positif serta meningkatkan rasa percaya diri mereka,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, GMTD berharap dapat terus berkontribusi dalam mendorong terciptanya masyarakat yang lebih berdayaguna, sekaligus meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya memberikan ruang dan kesempatan yang setara bagi anak-anak berkebutuhan khusus, selaras dengan semangat pilar Independen dalam kerangka kerja grup bertajuk “Lippo Untuk Indonesia PASTI” (PASTI: Pintar-Asri-Sejahtera-Tangguh-Independen).

Editor: Bali Putra