Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Operasional Fasilitas Tetap Aman Pasca Gempa di Sulut dan Malut

115
Pascagempa bumi berkekuatan 7,6 skala Richter di wilayah Sulawesi Utara–Maluku Utara, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan seluruh fasilitas operasional dalam kondisi aman dan tetap beroperasi untuk melayani kebutuhan energi masyarakat. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MANADO – Pascagempa bumi berkekuatan 7,6 skala Richter di wilayah Sulawesi Utara–Maluku Utara (Sulut dan Malut), Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan seluruh fasilitas operasional dalam kondisi aman dan tetap beroperasi untuk melayani kebutuhan energi masyarakat.

Guncangan gempa dilaporkan terasa cukup kuat di beberapa titik, termasuk di Integrated Terminal (IT) Bitung. Sesaat setelah kejadian, tim keamanan (security) dan Health, Safety, Security & Environment (HSSE) segera melakukan pengecekan menyeluruh terhadap fasilitas operasional di lokasi.

sejumlah sarana dan fasilitas dalam kondisi aman, serta tidak terdapat gangguan terhadap operasional penyaluran energi. POTO: ISTIMEWA

“Hasil pengecekan awal menunjukkan, sejumlah sarana dan fasilitas dalam kondisi aman, serta tidak terdapat gangguan terhadap operasional penyaluran energi,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, Kamis (02/04/2026).

Untuk fasilitas lainnya yang berada di sekitar wilayah terdampak, seperti Fuel Terminal (FT) Tahuna dan Integrated Terminal (IT) Gorontalo, juga dilaporkan dalam kondisi baik dan operasional berjalan normal.

Sementara itu, untuk fasilitas IT Bitung dan LPG Amurang, saat ini masih dilakukan pengecekan lanjutan secara menyeluruh guna memastikan seluruh aspek operasional tetap memenuhi standar keselamatan dan keandalan.

Dikatakan, langkah cepat kami lakukan untuk memastikan keamanan fasilitas serta keberlanjutan operasional pascakejadian.

“Setelah gempa terjadi, tim di lapangan langsung melakukan pengecekan pada seluruh fasilitas operasional. Hingga saat ini, operasional penyaluran energi tetap berjalan dan kondisi sarana dalam keadaan aman,” ujar Lilik.

Pengawasan akan terus dilakukan berkala sebagai antisipasi guna memastikan seluruh infrastruktur tetap berada dalam kondisi optimal.

“Pertamina terus melakukan monitoring dan pengecekan lanjutan untuk memastikan seluruh fasilitas beroperasi sesuai standar keselamatan. Penyaluran energi kepada masyarakat tetap menjadi prioritas dan dijaga agar berjalan tanpa gangguan,” tambahnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga memastikan kesiapsiagaan tim operasional di seluruh wilayah untuk merespons kondisi darurat, sekaligus menjaga keandalan distribusi energi di tengah situasi kebencanaan.

*/Editor: Bali Putra