Antisipasi Kebocoran PAD, Anggota DPRD Minta Bapenda Gencarkan Sidak

96
Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menggencarkan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelaku usaha, guna mengantisipasi kebocoran dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Desakan itu disampaikan Umiyati dalam rapat monitoring dan evaluasi (monev) Triwulan I di ruang Komisi B DPRD Kota Makassar.

“Sidak perlu diperkuat karena masih ditemukan potensi kebocoran pendapatan dari sektor pajak dan retribusi daerah,” ujarnya.

Dikatakan, masih ada pelaku usaha yang belum taat pajak dengan  melaporkan omzet tidak sesuai, yang tentunya berdampak pada PAD.

“Pengawasan yang lemah berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menghindari kewajiban pajak. Padahal, sektor usaha merupakan salah satu penyumbang terbesar bagi pendapatan daerah, khususnya dari sektor usaha seperti restoran, hotel, dan tempat hiburan,” tambahnya.

Umiyatri mendorong Bapenda tidak hanya mengandalkan laporan administrasi dari wajib pajak, melainkan turun langsung ke lapangan guna memastikan kesesuaian data.

Selain itu, pemanfaatan teknologi dalam sistem pengawasan pajak juga sangat penting untuk meminimalisir potensi manipulasi data.

“Dengan pengawasan lebih ketat, target PAD Makassar tercapai optimal, tentu meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan daerah. Pelayanan ke masyarakat juga semakin maksimal,” pungkasnya.

Editor: Bali Putra