Lolos SNBP 2026, Unhas Ingatkan 3.489 Calon Mahasiswa untuk Daftar Ulang

93
Ilustrasi. Minat lulusan SMA sederajat menjadikan Unhas sebagai tempat melanjutkan pendidikan sangat tinggi. Ini potret saat ribuan pelajar SMA memadati “Unhas Open Day” di GOR JK Arenatorium, Kampus Unhas Makassar, Februari lalu. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) menerima 3.489 calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Hasil seleksi yang diumumkan, Senin 31 Maret 2026, diikuti tingginya jumlah peminat, dengan total 33.222 pendaftar yang menjadikan Unhas sebagai pilihan dalam proses seleksi nasional tersebut.

Angka menunjukkan tingkat keketatan yang kompetitif, di mana hanya 10,5 persen saja dari peminat SNBP Unhas yang akhirnya diterima.

Jalur SNBP, mengakomodasi sekitar 30 persen dari total kuota penerimaan mahasiswa baru. Adapun sisa kuota dialokasikan melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebesar 50 persen dan Jalur Mandiri sebesar 20 persen.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Muhammad Ruslin, menyebutkan, proses seleksi SNBP didasarkan pada indikator akademik dan non-akademik, meliputi nilai rerata rapor semester serta prestasi yang dibuktikan melalui sertifikat penunjang yang diunggah oleh pendaftar.

“Kombinasi kedua aspek tersebut menjadi dasar dalam menentukan kelulusan peserta secara komprehensif,” ujarnya.

Unhas juga mengimbau kepada seluruh calon mahasiswa yang dinyatakan lulus melalui jalur SNBP agar segera melengkapi dokumen registrasi. Proses registrasi dan verifikasi Uang Kuliah Tunggal (UKT) dijadwalkan berlangsung mulai 2 April hingga 27 April 2026 melalui laman resmi regpmb.unhas.ac.id.

“Pendaftaran ulang dan verifikasi UKT ini sangat penting. Kami berharap seluruh calon mahasiswa yang telah lulus dapat memperhatikan jadwal dan melengkapi seluruh persyaratan yang ditetapkan,” tegasnya.

Bagi calon mahasiswa yang belum berhasil melalui jalur SNBP, ia menyampaikan bahwa masih tersedia peluang melalui jalur seleksi lainnya dengan persiapan yang lebih matang.

“Tidak diterima atau belum diterima di SNBP bukanlah akhir dari proses untuk mendapatkan tempat terbaik dalam melanjutkan studi. Masih banyak jalur lain yang dapat ditempuh,” tutupnya.

Editor: Bali Putra