Dinas Kebudayaan Makassar, Perkenalkan Seni Budaya melalui “Labbiri Madendang” di CFD

54
salah satu atraksi seni budaya dilakukan para pegiat seni Makassar melalui "Labbiri Madendang" di CFD yang digelar Disbud Makassar dua kali dalam sebulan. POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Makassar selalu punya cara untuk memperkenalkan seni budaya, khususnya bagi kalangan anak-anak dan generasi muda. Kini, Seni budaya diperkenalkan melalui “Labbiri Madendang” di ruang publik car free day (CFD).

Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Makassar, Andi Patiware, S.STP., M.M., menyebutkan, “Labbiri Madendang” di CFD merupakan salah satu program baru yang dibuat Disbud Makassar d 2026.

Kadisbud Makassar, Andi Pattiware, , S.STP., M.M. POTO: ISTIMEWA

Kenapa di CFD?, Andi Pattiware ingin menjadikan CFD yang notabena ruang public, sebagai sarana untuk belajar, mengetahui budaya lewat musik, gerak dan permainan tradisional.

“Melaui “Labbiri Madendang” atau penari yang mulia, kami ingin memperkenalkan seni budaya dengan cara yang ramah, menarik, menyenangkan bagi pengunjng CFD, terutama di kalangan anak-anak dan generasi muda,” katanya.

Ia berharap, dari car free day, budaya terus tumbuh, dikenang, terlestarikan dan diwariskan bersama.

“Kegiatan ini (Labbiri Madendang, red), kami lakukan dua kali dalam  sebulan,” pungkasnya.

Bali Putra