Unhas Canangkan Gerakan “Zero Obesity dan Total Safety”

158
Tampak Rektor Unhas, Prof. JJ berada paling depan dalam senam Duta K3 Unhas dalam kampanye “Unhas Sehat, Anti Mager”, di lapangan UKM Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Minggu (08/02/2026). POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Direktorat Sumber Daya Manusia, khususnya Subdirektorat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), mencanangkan gerakan “Zero Obesity, Total Safety” sebagai bagian peringatan Bulan K3 Nasional. Program ini dirancang sebagai gerakan terpadu untuk memperkuat budaya kerja sehat, aman, dan produktif di lingkungan kampus.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan senam Duta K3 Unhas dalam kampanye “Unhas Sehat, Anti Mager”, berlangsung di lapangan UKM Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Minggu (08/02/2026. Kegiatan ini menjadi simbol integrasi antara peningkatan aktivitas fisik dan penguatan budaya keselamatan kerja.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Alumni, dan Sistem Informasi Unhas, Farida Patittingi, menyebutkan, sejak pembentukan tim K3 Unhas, inspeksi lingkungan kerja dilakukan secara rutin dan sistematis. Para Duta K3 bertugas memastikan aspek kebersihan, keamanan, dan kenyamanan ruang kerja sivitas akademika terpenuhi sesuai standar.

Rektor Unhas Jamaluddin Jompa, menegaskan, K3 harus menjadi bagian terintegrasi dalam tata kelola universitas. K3 merupakan aspek fundamental dalam mendukung produktivitas dan keberlanjutan institusi, sebagaimana praktik yang telah lama diterapkan secara ketat di berbagai negara maju.

“Kami bangga karena K3 Unhas telah bertransformasi secara menyeluruh dan detail. K3 tidak hanya menjadi kebutuhan internal, tetapi juga bagian dari dukungan terhadap program strategis pemerintah. Melalui Duta K3 di setiap unit kerja, kami membangun penggerak budaya kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan di lingkungan kampus,” jelas Prof JJ.

Ia mendorong pimpinan unit kerja lingkup Unhas untuk menjadi teladan dalam membangun kebiasaan hidup sehat dan aktif. Prinsip anti mager dinilai penting untuk terus digaungkan melalui saling mengingatkan, serta memperluas dimensi kenyamanan bekerja yang ditopang oleh kondisi fisik yang prima.

Kegiatan ini dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan, H. Suherman. Menurutnya, komitmen kolektif sangat penting dalam membangun budaya kerja sehat dan aman yang terintegrasi dengan gerakan peningkatan aktivitas fisik masyarakat.

Pemprov Sulsel menargetkan terwujudnya masyarakat yang aktif bergerak, sehat, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan. Dukungan tersebut tercermin melalui kolaborasi lintas sektor, salah satunya melalui pelaksanaan senam massal sebagai simbol penguatan gaya hidup aktif.

Editor: Bali Putra