Pusat Restui PSEL Makassar Dibangun di TPA Antang

149
Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan didampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat meninjau TPA Antang, Jumat (06/02/2026). POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mendapat restu pemerintah pusat dalam upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan dan ramah lingkungan di Kota Makassar.

Lampu hijau diberikan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan terkait rencana pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Kecamatan Manggala, saat meninjau langsung lokasi TPA, Jumat (6/2/2026).

“TPA Antang merupakan lokasi paling tepat karena sejak awal memang telah berfungsi sebagai TPA sampah Kota Makassar. Jadi, prosesnya lebih gampang dan akses keluar masuk juga sudah ada,” katanya Zulkifli.

Sebelumnya, PSEL rencananya berlokasi di kawasan Tamalanrea. Namun mendapat penolakan keras masyarakat setempat karena dinilai berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan sosial di kawasan permukiman padat.

Zulkifli meminta Pemkot Makassar segera menyiapkan seluruh regulasi, perizinan, serta kelengkapan administrasi yang dibutuhkan guna mempercepat proses realisasi proyek, yang tentunya harus mempertimbangkan aspek sosial dan penerimaan masyarakat.

Luas area TPA Antang sekitar 19 hektare. Jika tidak segera dikelola dengan teknologi tepat, tumpukan sampah dikhawatirkan semakin meninggi dan menimbulkan dampak lingkungan yang serius.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyatakan siap menindaklanjuti instruksi Menko Pangan dengan menyiapkan seluruh dokumen perizinan.

“Pembangunan PSEL di TPA Antang jauh lebih efektif dibandingkan memindahkan lokasi ke kawasan lain,” katanya.

Munafri mengungkapkan, pemerintah telah membebaskan lahan tambahan seluas 4 hektare di bagian belakang TPA. Perluasan lahan tersebut telah melalui kajian teknis, termasuk memperhatikan faktor keselamatan dan tata ruang.

Editor: Bali Putra