
BISNISSULAWESI.COM, KENDARI – Jajaran Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Tenggara ((Sultra), Andi Sumangerukka, Kamis (29/01/2026).
Pertemuan yang dilakukan untuk memperkuat sinergi dalam menjaga kelancaran distribusi energi dan mendukung pembangunan daerah, berlangsung di Kantor Gubernur Sultra, dihadiri langsung Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, bersama jajaran manajemen.

Deny memaparkan kondisi penyaluran BBM dan LPG di Sultra, sekaligus membahas penguatan koordinasi dengan Pemprov Sultra guna memastikan distribusi energi berjalan efektif, aman, dan berkelanjutan. “Pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi strategis terkait tantangan distribusi di wilayah kepulauan dan daerah dengan karakteristik geografis khusus,” ujar Deny.
Ia menyebutkan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan penyaluran BBM dan LPG di Sultra. Sinergi dengan Pemprov menjadi kunci agar distribusi energi dapat berjalan lancar dan memberikan dampak langsung bagi aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menambahkan, audiensi ini mencerminkan komitmen Pertamina dalam membangun komunikasi yang konstruktif dengan pemerintah daerah.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan distribusi energi dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
Melalui audiensi ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memastikan penyaluran energi berjalan optimal dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menyambut baik audiensi tersebut dan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.
“Pemprov Sultra mendukung upaya Pertamina menjaga kelancaran pasokan energi. Koordinasi yang kuat diperlukan agar kebutuhan masyarakat dan sektor ekonomi di Sultra dapat terpenuhi secara berkesinambungan,” ungkap Andi Sumangerukka.
*/Editor: Bali Putra








