Pemuda Hindu Lutim Diminta Menjadi Mitra Strategis Pemerintah Membangun Daerah

754
Staf Ahli Ekonomi dan Kuangan Bupati Lutim, Indra Fawzy, saat membuka Rakerda DPK Peradah Indonesia Lutim, Minggu (21/12/2025). POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Pemuda Hindu di Kabupaten Luwu Timur (Lutim), diharapkan bisa menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lutim dalam membangun daerah.

Harapan itu disampaikan Staf Ahli Ekonomi dan Kuangan Bupati Lutim, Indra Fawzy, saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Kabupaten Perhimpunan Pemuda Hindu (DPK Peradah) Indonesia Lutim, Minggu (21/12/2025).

Dalam kegiatan yang berlangsung di Wantilan Pura Puncak Sari, Desa Bone Pute, Lutim, Indra Fawzy, meminta pemuda Hindu mampu melestarikan nilai-nilai dan budaya luhur Hindu. Memiliki pemikiran yang visioner sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program prioritas di daerah.

Rakaerda kali ini mengusung tema “Semangat Baru Pemuda Hindu Membangun Organisasi Unggul dan Visioner”, telah berjalan sukses dan  menghasilkan program kerja (proker) untuk masa bhakti 2025-2028. Pelaksanaan proker nantinya disebar di beberapa wilayah sebagai tuan rumah. Hal ini bertujuan untuk pemerataan persebaran Komisariat Peradah di Lutim, seperti Pendidikan Kepempinan Daerah (Pakemda), dan kegiatan kepemudaan lainnya.

Ketua DPK Peradah Lutim, Kadek Budi Astawa mengatakan, pelaksanaan Rakerda merupakan amanat organisasi yang wajib di laksanakan. Ia berharap pemuda Hindu Lutim aktif melaksanakan sekaligus mengevaluasi program kerja selama satu tahun kepengurusan.

Sementara Ketua DPP Peradah Indonesia Sulawesi Selatan, Candra Guna Laksana mengungkapkan, selain agenda wajib, Rakerda juga diharapkan muncul program-program jerja yang dapat dikolaborasikan untuk menyukseskan program prioritas Pemerintah Kabupaten Lutim.

Selain dihadiri Ketua DPP Peradah Indonesia Sulawesi Selatan, Rakerda juga dihadiri Ketua PHDI Kecamatan Burau, Ketua PHDI Desa Bone Pute, Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan Bupati Luwu Timur, dan Komisariat Peradah Luwu Timur.

Editor: Bali Putra