Bank Unhas Diperkuat untuk Tingkatkan Ekosistem Keuangan Kampus

282
POTO: ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Direktorat Pengembangan Usaha dan Pemanfaatan Aset Universitas Hasanuddin (Unhas) terus memperkuat Bank Unhas untuk peningkatan kapasitas dan kemandirian finansial kampus. Itu dilakukan dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD), Rabu (17/12/2025).

Menghadirkan pimpinan lembaga sektor keuangan sebagai narasumber seperti Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar), Moch. Muchlasin, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan (BI Sulsel), Rizki Ernadi Wimanda dan Kepala Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan Wilayah III Makassar, Fuad Zein.

Ketua Majelis Wali Amanat Unhas, Andi Alimuddin Unde, menyebutkan, Bank Unhas berperan strategis menopang berbagai aktivitas kampus. Unhas membutuhkan bank sendiri untuk mendukung kebutuhan pendanaan yang bersifat responsive dan adaptif.

“Kami berharap, Bank Unhas berperan sebagai pendukung aktivitas institusi, juga berkembang menjadi rujukan bagi bank kampus lain,” jelas Alimuddin Unde.

Sementara itu, Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, mengatakan, status Unhas sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) memiliki otonomi luas, termasuk dalam pengelolaan keuangan. Unhas berinovasi secara mandiri, dengan mengembangkan 12 perusahaan sebagai strategi menciptakan berbagai peluang pertumbuhan.

“Gagasan menghadirkan Bank Unhas telah lama dipikirkan sebagai kebutuhan strategis, mengingat beberapa peluang pengembangan universitas tidak selalu kompatibel dengan skema pembiayaan perbankan eksternal,” kata Jamaluddin Jompa.

Bank Unhas diharapkan dapat mendukung berbagai aktivitas akademik, termasuk dalam pengembangan startup mahasiswa dan inovasi para dosen melalui skema pembiayaan yang inklusif.

Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, mengatakan, Unhas berpotensi mengembangkan sektor perbankan sebagai bank digital. Potensi tersebut didukung ekosistem akademik serta karakteristik pengguna yang adaptif terhadap teknologi.

“Strategi digitalisasi Bank Unhas dimulai dari transaksi sehari-hari yang dekat dengan kebutuhan sivitas akademika, seperti pembayaran UKT, pembelian pulsa dan token listrik, pembayaran rutin, transfer, hingga remitansi,” jelas Rizki.

Editor: Bali Putra