Kabupaten Maros, Produksi 32.548,8 ton Perikanan Tangkap dan 30.711,7 ton Perikanan Budidaya

265
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Maros, Muhisal, S.Pi., M.P., saat memberi sambutan pada "Forum Konsultasi Publik" yang digelar Badan Mutu KKP Makassar di Ruang Pola Kantor Bupati maros, beberapa hari lalu. POTO: BALI PUTRA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAROS – Kabupaten Maros sebagai daerah pesisir pantai dan laut memiliki potensi pengembangan perikanan darat dan laut yang cukup besar. Saat ini, jenis budidaya perikanan yang diusahakan, laut, sungai, tambak dan kolam.

Jenis produksi yang dihasilkan terbanyak saat ini bersumber dari perikanan tangkap laut 28.661,8 ton dan produksi perairan umum, 3.887 ton. Sehingga total perikanan tangkap, 32.548,8 ton. Kemudian, produksi perikanan budidaya, 30.711,7 ton.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt). Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Maros, Muhisal, S.Pi., M.P., saat acara “Forum Konsultasi Publik” yang digelar Badan Mutu KKP Makassar di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, beberapa hari lalu.

Menurt Muhisal, Kabupaten Maros memiliki panjang pantai 31 kilo meter yang terbentang di 14 kecamatan, 23 kelurahan dan 80 desa.

“Dari bentangan perairan tersebut, kami memiliki potensi tambak sebanyak 10.000 hektare (ha) dan eksisting tambak sebanyak 96.215,2 ha. Total produksi perikanan tangkap sebanyak 32.548,8 ton dan produksi perikanan budidaya, 30.711,7 ton,” sebut Muhisal.

Di Kabupaten Maros terdapat 361 kelompok budi daya ikan (Pokdakan), 117 kelompok usaha bidang (KUB) perikanan, dan 45 kelompok pengeloa dan pemasar (Poklahsar).

Jenis budidaya tambak yang dikembangkan di Kabupaten Maros, meliputi udang dan bandeng. Produksi terbesar dari hasil perikanan pada tambak adalah jenis ikan bandeng, yang relatif banyak diproduksi di Kecamatan Bontoa dan Kecamatan Marusu.

Potensi pengembangan perikanan darat cukup potensial dengan bentang pantai yang cukup panjang pada tiga kecamatan kawasan pesisir yaitu Kecamatan Maros Baru, Marusu, dan Maros Utara.

Untuk menunjang kegiatan penangkapan oleh masyarakat nelayan di Kabupaten Maros, jenis alat tangkap yang digunakan berupa bagang, pancing, pukat, jaring insang, jaring lingkar dan lainnya. Sementara itu, sarana angkutan yang banyak digunakan, jenis kapal motor tempelan, kapal motor, dan motor TPR.

Bali Putra