Telkomsel Ajak Masyarakat Bijak Pakai Plastik

BISNIS SULAWESI, MAKASSAR – Telkomsel mengajak masyarakat mengurangi penggunaan plastik, sekaligus mengurangi sampah plastik melalui gerakan #BhayPlastik. Gerakan sosial bertujuan untuk menyebarkan kesadaran lingkungan, agar masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan plastik.

“Kami percaya bahwa perubahan yang besar dapat dimulai dari sebuah aksi yang sederhana. Melalui #BhayPlastik, Telkomsel ingin memberikan perubahan besar bagi lingkungan, dengan mengajak semua orang untuk mulai merubah kebiasaan sehari-hari dalam penggunaan plastik,” ujar Herry Setiawan, Vice President Sales and Marketing area Pamasuka.

Telkomsel mengajak masyarakat untuk menunjukkan komitmen dan memberikan aksi nyata untuk mengurangi penggunaan plastik sekaligus mengurangi sampah plastik melalui gerakan #BhayPlastik.

Gerakan sosial yang diadakan sejak Desember 2018 ini bertujuan untuk menyebarkan kesadaran lingkungan, khususnya agar masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan plastik.

Di Area Pamasuka, Kota Makassar menjadi kota ketiga sekaligus kota terakhir kegiatan sosial #BhayPlastik. Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung di Loop Arena Karebosi Makassar Minggu (24/2/2019).

Dalam kegiatan ini juga melibatkan Komunitas Bank Sampah yang ada di kota Makassar yaitu Green Foundation, Sukses Abadi Bank Sampah, dan Paris II.

Selain itu, terdapat juga komunitas lainnya yang mengikuti gerakan sosial ini seperti Kophi Sulsel, Mall Sampah, serta komunitas yang berada di sekolah-sekolah di Kota Makasar antara lain komunitas SMK Telkom dan komunitas SMA 5.

Acara berlangsung mulai pukul 6 pagi dimana para peserta melakukan Trash Run yaitu dengan berlari santai sejauh 2K mengelilingi area loop arena sekaligus mengumpulkan sampah dan dimasukkan ke dalam Trash Bag yang telah disediakan di start gate.

Ada juga kegiatan Plastalk yang merupakan kegiatan edukasi, dengan mengundang pemateri dari komunitas, untuk menjelaskan mengenai bahaya sampah plastik, dan cara merubah plastik bekas menjadi karya yang berguna dan bernilai ekonomis. / Nur Rachmat