Peluang Bisnis Tata Rias

N. Tri Suswanto Saptadi

BISNIS SULAWESI, MAKASSAR — Di era modern seperti saat ini, semakin banyak wanita yang berusaha untuk meraih peluang bisnis baru yang lebih menguntungkan dan menjanjikan. Salah satunya adalah bisnis tata rias atau bisnis Make-Up Artis.

Bisnis ini digeluti oleh suatu komunitas MUA, atau yang disebut juga dengan Make-Up. MUA adalah profesi yang disematkan untuk seseorang yang bisa merias wajah seseorang dengan menggunakan alat dan produk kosmetik tertentu.

Selain digunakan untuk kepentingan diri sendiri, skill make-up dapat juga menjadi dasar untuk mencoba profesi baru, dan membantu orang lain untuk tampil lebih cantik, mempesona, dan indah yang sekaligus, mendapatkan penghasilan dari menjual jasa profesional. Namun terkadang profesi sebagai MUA masih disalah artikan sebagai perias untuk para artis.

Tibalah secara sebenarnya, artist yang dimaksud bukanlah actress atau pelaku seni peran, melainkan seniman. Ini berarti bahwa make-up artist adalah profesi yang membutuhkan keterampilan artistik, seni tinggi, dan imajinasi yang tentunya tidak hanya untuk kalangan artis semata.

Untuk dapat memiliki keterampilan sebagai MUA, perlu memiliki kemampuan tata rias berupa karakter yang mampu mengubah wajah seseorang, fantasi yang membentuk kesan wajah menjadi wujud khayalan tertentu, dan korektif yang mampu untuk menyempurnakan dan mengubah wajah fisik yang dinilai masih kurang sempurna menjadi lebih baik dan ideal.

Masyarakat yang berprofesi sebagai MUA perlu memastikan agar bisnis ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Untuk itu diperlukan modal awal sebagai penyediaan peralatan dan tempat, meskipun pada dasarnya dapat juga dilakukan secara fleksibel. Selain itu juga mengikuti kursus tata rias yang memadai dan bersertifikasi agar dapat dipertanggung jawabkan kualitasnya.

Produk-produk yang harus dimiliki oleh MUA, seperti spons, foundation dengan berbagai warna kulit, mascara, eyeshadows, bulu mata palsu, macam-macam kuas untuk make-up, penjepit bulu mata, blush-on, bedak tabur dan padat, eyeliner, dan lainnya. Tidak hanya peralatan kosmetik, MUA juga harus memiliki perlengkapan tambahan seperti beauty lamp, meja rias, koper make-up dan perlengkapan lainnya yang dapat mendukung.

Dengan kehadiran teknologi informasi maka Bisnis MUA dapat diintegrasikan secara efektif dengan cara pemanfaatan sarana media sosial seperti beriklan di facebook, instagram, dan penyebaran informasi melalui whatsapp dengan jejaring pertemanan atau rekan bisnis dengan target pasar adalah kaum wanita.

Meskipun tidak sedikit kaum adam juga bisa menjadi target sasaran. Beberapa lelaki tentunya juga ingin tampil lebih fresh dengan menggunakan make-up secara maksimal. Bisnis ini memiliki target pasar yang sangat luas dan bisa berkembang dengan baik. Umumnya bisnis rias wajah ini dibutuhkan orang saat menghadiri acara seperti pernikahan, graduation, tunangan, pertemuan keluarga, acara makan malam. Selain itu ada terdapat pula untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari seperti di sekolah dan kantor .

Semoga bisnis tata rias dapat menjadi peluang bagi masyarakat, dan juga generasi millenial, dalam memulai karir dengan keterampilan dan modal yang terjangkau. Kehati-hatian dalam memilih jenis dan bahan make-up menjadi faktor penentu pula dalam merawat wajah dan keberlangsungan bisnis di masa mendatang.

Penulis: N. Tri Suswanto Saptadi — Dosen Informatika, Ekonomi dan Bisnis Universitas Atma Jaya Makassar