BAYU PAMUNGKAS ANGKAT BUDAYA TORAJA KE LAYAR LEBAR

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Sutradara ibukota Arya Bayu mengangkat kisah peti kubur kayu yang bagi suku Toraja, memiliki makna sakral, ke dalam sebuah karya film layar lebar. Film yang berjudul Erong “Arwah Leluhur“ ini bergenrte horor triller, dengan mengambil latar cerita budaya Toraja.

Erong diletakkan di liang diatas tebing atau bukit yang tinggi. Suku toraja beranggapan, semakin rumit erong itu diletakkan, dapat disimpulkan semakin tinggi pula strata sosialnya. Masyarakat toraja juga mempercayai, dengan memperlakukan orang mati dengan baik, akan mendatangkan suatu kebaikan juga bagi orang yang masih hidup

“Film ini menggunakan tekhnik CGI, yang menghidupkan patung Tau-Tau yang hidup dan menebar teror, layaknya film hollywood boneka Chaky atau Sabrina,” tuturnya.

Nur Rachmat