Gelar Raker Senat Akademik di Bone, Bupati Tantang Unhas

BISNIS SULAWESI, BONE – Senat Akademik Universitas Hasanuddin yang beranggotakan 85 orang menggelar Rapat Kerja untuk membahas program kerja komisi Senat Akademik Unhas, Jumat-Sabtu (15-16/2/2019) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Bupati Bone, Andi Fahsar M. Padjalangi, menerima rombongan Raker Senat Unhas di rumah jabatan pada Kamis malam, yang dilanjutkan dengan perjamuan makan malam bersama guru besar Unhas.

Andi Fahsar Padjalangi mengatakan merasa bangga dan terhormat dengan kehadiran para profesor Unhas yang memilih kota Bone sebagai tempat untuk melakukan Raker. Menurutnya, momen rapat kerja seperti itu cukup langkah. Sehingga, dalam kesempatan itu, dia menantang para guru besar Unhas untuk ikut memikirkan pengembangan potensi kabupaten Bone.

Andi Fahsar Padjalangi mengungkapkan, Bone sebenarnya memiliki sejumlah potensi besar, terutama terkait dengan sektor pertanian dan peternakan.

“Kabupaten yang paling besar populasi ternak sapi di republik ini adalah Bone. Ada 529 kabupaten, Bone itu adalah salah satu kabupaten terbesar dan terbanyak populasi sapinya. Ini bisa dikembangkan. Kemudian, daging khas sapi Bone, sapi Bali khususnya itu punya aroma, rasa yang lain (enak) menurut orang yang ahli makan sapi, “ katanya.

Sementara itu, Prof. Dwia Aries Tina Pulubuhu merespons tawaran Bupati. Dia menantang Dekan Peternakan untuk mengembangkan peternakan sapi di kabupaten Bone. Dia juga menantang Fakultas Pertanian dan Kelautan untuk mengembangkan sektor pertanian dan kelautan di wilayah Bone.

“Ini ada Dekan Peternakan, Prof Lellah, sudah menghidupkan Enrekang. Beberapa hari lalu kita sudah launching teaching industry untuk peternakan sapi unggul, dan kita sudah produksi straw, ekspedisi tahap pertama sapi pejantan, unggul, ke Kalimantan,” kata Prof Dwia.

Rektor Unhas menyatakan siap membantu pemerintah kabupaten Bone, utamanya dalam pengembangan sumber daya manusia. Prof Dwia menawarkan kerja sama membangun sekolah vokasi peternakan, seperti yang sudah direncanakan Unhas dengan kabupaten Enrekang.

“Untuk sekolah vokasi, kalau Bapak mau supaya anak-anak muda punya skil khusus dalam peternakan, misalnya, untuk penggemukannya atau lainnya. Kita programnya sekolah vokasi berbasis kerja sama. Jadi kalau Bapak mau, kita siapkan untuk peternakan, atau sekolah vokasi rumput laut kita siapkan. Intinya, Bone minta apa, kita akan siapkan,“ tawar Prof Dwia di depan Bupati Bone dan jajaran Senat Akademik Unhas.

Syamsi Nur Fadhila