TEKEN MOU, PEMPROV SULSEL MINTA BULOG SERAP PRODUKSI PADI MINIMAL 10 PERSEN

BISNIS SULAWESI, MAKASSAR – Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan dan Bulog Divre Sulselbar, melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait kedaulatan pangan, penguatan stok pangan dan penyediaan data dan informasi wilayah panen.

Penandatangan dilakukan oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, dan Kepala Bulog Divre Sulselbar Mansyur, di acara Rapat Koordinasi (Rakor) Serap Gabah/Beras Petani (Sergap) Sulawesi Selatan dan Barat, di Baruga Lappo Ase Jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis (7/2/2019).

Dalam nota kesepahaman tersebut, terdapat tiga poin utama. Diantaranya, mewujudkan kedaulatan pangan, mewujudkan penguatan/stok pangan provinsi Sulawesi Selatan minimal sepuluh persen (10%) dari total produksi padi pada wilayah kerja Provinsi Sulawesi Selatan, dan penyediaan data informasi wilayah panen, yang didukung oleh Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Holtikultura Provinsi Sulawesi Selatan.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyebutkan, Pergub tersebut akan melibatkan para kepala daerah lingkup Provinsi Sulsel. “Kami akan duduk dengan para para bupati untuk duduk membahas ini, bahkan bukan hanya 10 persen tetapi lebih dari itu,” sebut NA.

Sementara itu, Direktur Pengadaan Perum Bulog, Mayjen TNI (Purn) Dr. Bachtiar mengapresiasi langkah yang diambil oleh Gubernur. “Kami mengapresiasi kebijakan Gubernur melalui Pergub, bahwa minimal sepuluh persen dari total produksi padi pada wilayah kerja Provinsi Sulawesi Selatan untuk diserap oleh Perum Bulog,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh TNI Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi mengungkapkan, terbitnya Pergub ini akan menjawab segala kesalahpahaman yang timbul.

“Kami harus menghadapi wartawan, khususnya satu di Maros dan satu di Palopo, dipertanyakan ini kok ada TNI ngapain maksa menurunkan muatan truk dua karung. Ini terjawab dan mohon segera, saya pikir luar biasa,” ucap Mayjen TNI Surawahadi.

Pertanian Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Sulsel Fitriani mengatakan, pihaknya siap mendukung kerjasama dengan menyiapkan data yang dibutuhkan.

“Kami sangat mendukung kerjasama ini dan kami juga selalu siap menyiapakan data,” pungkasnya.

Syamsi Nur Fadhila