Lahirkan Bibit-bibit Wirausaha Baru Unismuh Gelar Young Entrepreneur Summit 2019

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR —  Inkubator Kewirausahaan Universitas Muhammadiyah(Unismuh) Makassar sejak berdirinya hingga sekarang ini tak henti-hentinya melakukan inovasi.

Inkubator Kewirausahaan Unismuh menggelar Young Entrepreneurs Summit 2019, selama tiga hari dimulai Rabu – Jumat ( 16- 18) Januari 2019, di Kampus Unismuh Makassar. Kegiatan ini mengambil tema “ Young Entrepreniur Lokomotif, Pertumbuhan ekonomi nasional untuk bangsa berdikari.”

Ketua Inkubator Kewirausahaan Unismuh Makassar, Basri Basir, SE, M.Ak mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 4 fakultas dimana ada sebuah harapan, unismu lebih maju lagi di tahun 2019 melalui wirausaha muda.

“Kegiatan ini sebagai bagian dari implementasi kurikulum kewirausahaan sekaligus dijadikan ajang kompetisi bisnis diantara sesama mahasiswa unismuh.” Ungkapnya
Lebih lanjut ia mengatakan, Adapun rangkaian dari kegiatan ini, pertama, expo produk-produk kewirausahaan mahasiswa yang merupakan implementasi kurikulum kewirausahaan. Kedua, talkswoh kewirausahaan yang menghadirkan pembicara terkait Haki Produksi Kewirausahaan, Direktur Parkways.Id Sulsel dan Konsultan Brand Produk. Ketiga, Bisnis Pland Kompetesi

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM. menturkan bahwa Unismu memang saat ini sedang konsep dalam menciptakan wirausaha baru dari kampus. Karena ini sangat membantu para mahasiswa dalam mengembangkan minatnya di bidang usaha.

“ Entrepreniurship ini sangat di perlukan. Dalam sebuah negara maju bisa tergolong maju ketika ada pengusaha minimal 5 persen. Di Indonesia untuk tahun 2018 jumlahnya baru 3 persen atau sekitar 7700 yang tersebar di Indonesia. Maka dari itu dengan budaya Unismu yaitu Integrity, Profesional, Entrepreniurship. Unismu bisa membantu menciptakan pengusaha muda yang sukses.” Tuturnya

Untuk menambah semangat mahasiswa, pihak kampus memfasilitasi 10 kelompok usaha yang sudah melewati seleksi untuk diberikan bantuan modal sebesar 10 juta untuk masing-masing kelompok.