TRAFIK LAYANAN DATA MENINGKAT, SAAT PERAYAAN TAHUN BARU 2019

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR —  Pergantian tahun 2019 dirayakan di seluruh penjuru dunia, tidak terkecuali seluruh masyarakat Indonesia, dengan berbagai ragam kegiatannya. Meningkatnya aktifitas masyarakat di malam pergantian tahun ini, tentu saja meningkatkan trafik telekomunikasi, terutama penggunaan komunikasi data.

Salah satunya yakni Indosat Ooredoo, yang mengalami peningkatan trafik telekomunikasi, mencapai puncaknya pada malam pergantian tahun 2019. Jaringan Indosat Ooredoo mencatat kenaikan trafik telekomunikasi yang cukup signifikan, pada layanan data saat malam pergantian tahun, dimana trafik layanan data meningkat menjadi sebesar 6.730 TeraBytes, atau meningkat sebesar 11,4% dibandingkan dengan trafik reguler hari biasa, dan meningkat 71,7% dibanding trafik malam puncak tahun baru sebelumnya.
Kenaikan trafik telekomunikasi layanan data ini mencapai puncak peningkatannya sekitar pukul 19:00 hingga 02:00, pada tanggal 1 Januari 2019 (dinihari). Wilayah yang mengalami peningkatan trafik data ini, khususnya di berbagai daerah yang menjadi tujuan utama wisatawan dalam merayakan tahun baru, termasuk Pantai Losari Makassar.
“Tren penggunaan sosial media dan digital tetap menempati urutan teratas dalam kegiatan berkomunikasi pelanggan. Kami senang dapat tetap melayani pelanggan dengan baik, di saat momen spesial pergantian tahun, dengan penyediaan kapasitas jaringan yang sudah kami siapkan jauh-jauh hari,” ujar Turina Farouk, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo.
Trafik layanan SMS juga mengalami peningkatan sebesar 22,5% dibanding trafik reguler hari biasa. Berbeda dengan tren komunikasi data dan SMS, untuk trafik layanan suara mengalami penurunan sebesar 16,2% dibanding trafik reguler hari biasa.
Menyambut perayaan tahun baru 2019, Indosat Ooredoo telah menyiapkan semua kapasitas layanan data, suara dan SMS. Untuk kapasitas layanan data ditingkatkan menjadi 16.200 Terabyte/hari. Sementara untuk kapasitas layanan suara ditingkatkan menjadi 2.249 juta menit/hari (atau 37,49 juta Erlang/hari), dan kapasitas SMS ditingkatkan menjadi 1,011 miliar SMS/hari.
Begitu juga dengan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mencatat kenaikan trafik penggunaan layanan data yang cukup signifikan. Terhitung mulai 23 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019, secara rata-rata terjadi kenaikan trafik sekitar 83% dibandingkan hari-hari normal.
Kenaikan trafik tertinggi ada pada 23 Desember 2018 sebesar 40% dan 1 Januari 2019 sebesar 83%. Dari jenis layanan, kenaikan trafik tertinggi ada pada akses ke layanan Instant Messaging, yaitu meningkat 540% dibandingkan hari-hari biasa.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya mengatakan, antusiasme masyarakat dalam merayakan libur panjang sangat terlihat beberapa tahun terakhir. Bahkan hampir tidak ada bedanya dengan saat libur Lebaran. Pihaknya melihat, tingkat perpindahan pelanggan juga cukup tinggi. Trafik penggunaan layanan di banyak area di luar Jakarta meningkat signifikan, sebaliknya di Jakarta cenderung berkurang.
Area yang mengalami kenaikan trafik tertinggi adalah Kabupaten Buleleng, Bali sebesar 211%, Kabupaten Deli Serdang 140% dan Kota Medan 115%. Saat Natal, 24-25 Desember 2018, trafik di wilayah yang banyak komunitas Nasrani seperti Medan mengalami peningkatan trafik sebesar 35%, Manado 55%, dan Kupang 37%.

Sementara itu, area-area lokasi wisata popular yang mengalami kenaikan trafik antara lain Pangandaran sebesar 91%, Bali 87%, Lombok 80%, dan Danau Toba 310%. Di Labuhan Bajo, trafik layanan data juga mengalami kenaikan sebesar 165%.

Pada malam Natal, dari jenis layanan, selain instant messanging, layanan lainnya yang mengalami kenaikan penggunaan secara signifikan dibandingkan hari-hari biasa adalah SNS (Social Networking Service) naik 125% dan Gaming naik 122% Kenaikan trafik dari jenis-jenis layanan ini bisa terjadi, karena aplikasi tersebut banyak digunakan untuk mengucapkan Natal dan Tahun baru.
Saat ini XL Axiata juga terus melakukan perluasan infrastruktur jaringan layanan data, sejalan dengan fokus perusahaan untuk terus mendorong perkembangan dan pertumbuhan penggunaan layanan data di masyarakat. /Nur Rachmat