Harapan Berkat Tahun Baru Bagi Usaha Bisnis Perhotelan

31
N. Tri Suswanto Saptadi

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR —  Peristiwa setiap pergantian tahun, atau hari-hari tahun baru yang merupakan sukacita pengharapan baru bagi masyarakat umum, biasanya selalu ramai dengan suara ledakan kembang api, pawai kendaraan bermotor, maupun pesta terompet.

Kira-kira kenapa orang-orang melakukan hal itu? Ada beberapa jawaban, yaitu orang yang merasa layak merayakan pergantian tahun, karena dia merasa cukup sukses menjalani tahun sebelumnya, atau orang yang merasa mendapatkan harapan baru di tahun yang baru, setelah banyak kegagalan yang diterima dan dialami di tahun sebelumnya.

Dalam merayakan tahun baru ada berbagai cara. Diantaranya tetap tinggal di rumah, dengan menonton layar televisi, dan mengerjakan tugas akhir atau awal tahun, pergi keluar rumah dengan melihat pemandangan alam dan keadaan jalan, pergi rekreasi, mengunjungi orangtua atau saudara, berkumpul bersama rekan kerja atau teman sekolah, atau tinggal di hotel dengan menikmati suasana dan fasilitas hotel sembari berekreasi.

Berdasarkan penelusuran melalui aplikasi traveloka, terdapat 526 hotel di Makassar, dan 657 di Sulawesi Selatan, mulai dari bintang 1 hingga 5. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 1 juta, atau bahkan lebih, tergantung pada jenis tingkatan hotelnya.

Masyarakat bisa memilih sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Fasilitas yang disediakan mulai dari AC, televisi, akses wi-fi, ruang olahraga, kolam renang, mini bar, spa, penyewaan mobil, lift, kamar bebas rokok, surat kabar, laundry, restoran, hingga antar-jemput bandara.

Untuk kamar telah disediakan dengan berbagai tipe berdasarkan fasilitas, seperti standard, superior/premium, deluxe, junior suite/studio, presidential room. Selain itu juga berdasarkan jumlah ranjang, seperti pada pilihan single, twin, double, triple/family room.

Dengan tersedianya layanan, serta peningkatan kualitas dan kuantitas fasilitas, tentu akan memberi benefit bagi bisnis perhotelan. Hal ini juga senada dengan semakin bertambahnya jumlah hotel di Makassar dan Sulawesi Selatan pada umumnya, dari tahun ke tahun, hingga mencapai angka ratusan jumlahnya.

Peristiwa tahun baru merupakan kesempatan dan tantangan yang baik untuk mengembangkan layanan menjadi lebih baik dan profesional. Salah satu masalah yang sering dijumpai oleh konsumen adalah SDM hotel yang belum sepenuhnya memahami bisnis hotel, dan memanjakan konsumen. Untuk itu perlu upaya pelatihan secara berkelanjutan, untuk memenuhi suatu standard layanan termasuk juga penguasaan terhadap bahasa asing.

Dari sudut pandang konsumen, tentunya akan disesuaikan antara harapan dan kenyataan yang dialami saat menginap. Sebelum menginap tentu ada baiknya konsumen memastikan untuk dapat memesan tipe kamar, harga kamar yang terjangkau, kamar sesuai kebutuhan, mencari harga penawaran ekonomis, mencari tahu pengalaman orang yang pernah tinggal, memastikan kondisi lingkungan dan keamanan di sekitar hotel, fasilitas layanan dan akses, serta kemudahan dalam transportasi untuk bepergiaan.

Semoga tahun 2019 dapat membawa harapan baru bagi kehidupan masyarakat yang lebih baik, aman, dan sejahtera. Harapan juga bagi usaha bisnis hotel, agar dapat berjalan lancar dan berkembang.

Penulis: Tri Suswanto Saptadi – Dosen Informatika, Ekonomi dan Bisnis Universitas Atma Jaya Makassar.