TELKOMSEL BUAT ZERO MENJADI HERO

18

BISNIS SULAWESI, MAKASSAR – Siapa yang tidak mengenal Bassitoayya? Kelompok komedian yang setahun belakangan ini sangat populer di dunia maya, berkat unggahan video-video lucunya di social media. Mereka adalah Satriyadi Mulyadi yang lebih dikenal dengan nama Adi Basto, bersama Sukry Basto.

Berbekal kemampuan membuat jokes-jokes klasik tapi kekinian, membuat Bassitoayya saat ini sebagai komedian nomor wahid di Kota Makassar. Diakui salah seorang personelnya, Adi Basto, saat mengunggah salah satu video jokes ke social media (sosmed), tidak menyangka bakal menjadi populer seperti sekarang.

“Judul video yang pertama kami unggah berjudul Preman Salah Masuk Rumah. Ini mendapat respon lumayan bagus. Puncaknya di video berjudul Adakah Acara Malam Ini. Saat kami unggah, sebanyak lebih dari 560 ribu orang memberikan like, dengan jumlah tayangan lebih dari 1 juta penonton, di salah satu akun milik orang balikpapan. Video itu juga dibagikan sekitar 61 ribu akun,” jelas Adi.

Popularitasnya di sosmed semakin tidak terbendung, akhirnya berhasil  mengantarkan Bassitoayya menjadi selebritas lokal kota Makassar. Dari hasil kerja kerasnya, kini duo komedian itu sudah mendapat kontrak eksklusif menjadi brand ambassador dari beberapa brand, mulai kuliner, otomotif, lembaga pendidikan, hingga KPU Kota Makassar yang mengontrak mereka untuk iklan layanan masyarakat.

Tidak berhenti disitu saja, saat ini Bassitoayya sedang dalam proses syuting film layar lebar berjudul Jalangkote Rasa Keju, yang akan tayang di sejumlah bioskop tanah air.

Perkembangan teknologi telah berhasil mengubah tren gaya hidup masyarakat urban. Seperti yang dialami Bassitoayya, era digital telah berhasil mengantarkan duo komedian ini, dari orang yang biasa saja menjadi selebritas.

“Sudah puluhan video kami produksi dan diunggah di sosmed. Responnya luar biasa. Unggahan di facebook setiap hari rata-rata mendapat likes ratusan ribu akun. Di Instagram juga, meskipun baru dibuat, sudah memiliki 30 ribu followers,” tutur Adi Basto.

Kesuksesan Bassitoaya tersebut tidak lepas dari jaringan kuat dari Telkomsel. Diakui mantan aktivis kampus ini, Telkomsel merupakan operator yang merajai jaringan seluler di Indonesia. Selain cepat aksesnya, jaringannya juga sangat stabil dimana saja. Makanya pilihan utama untuk mem-posting video Bassitoayya ke medsos adalah Telkomsel.

Vice President Sales and Marketing Telkomsel Area Pamasuka Herry Setiawan mengatakan, pihaknya terus mendorong terciptanya masyarakat digital Indonesia,  dengan menghadirkan terobosan baru untuk membangun Indonesia Digital.

Jumlah pelanggan Telkomsel area Pamasuka hingga November 2018 sebanyak 35 juta, dan Sulawesi sebesar 17 juta. Tercatat untuk pengguna data untuk area Pamasuka jumlahnya 23 juta, dan Sulawesi 11 juta. Penggunaan layanan data masih didominasi pemakaian social media, yakni Youtube, Facebook, Instagram dan WhatsApp.

Nur Rachmat