TAHUN DEPAN, Ap I PERLUAS TERMINAL BANDARA INTERNASIONAL SULTAN HASANUDDIN

22
Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, berfoto bersama saat acara Tenant Gathering 2018, bertempat di Hotel Dalton Makassar.

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR —  Untuk menjalin dan mempererat hubungan bisnis dengan para mitra dan calon mitra usaha, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Tenant Gathering 2018, bertempat di Hotel Dalton Makassar. Pada kesempatan ini juga Mitra dan Calon Mitra Usaha dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman melaksanakan usaha di bandara.

Dibuka oleh Djon Herry selaku Co General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, kegiatan Tenant Gathering 2018 ini mengangkat tema Creating Shopping Ambience at The Airport. “Belanja di bandara merupakan suatu hal yang ingin dibentuk oleh PT Angkasa Pura I (Persero), selaku pengelola bandara untuk meningkatkan pendapatan nonaeronautika. Hal tersebut memerlukan kerjasama antara mitra usaha dengan PT Angkasa Pura I (Persero), untuk menciptakan suasana belanja di Bandara,” ujarnya.

Pada tahun 2017, penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sudah mencapai angka 12 juta. Jumlah penumpang telah melebihi kapasitas terminal bandara yang didesain untuk menampung 7 juta penumpang per tahunnya.
Untuk itu tambahnya, tahun depan PT Angkasa Pura I (Persero) akan memperluas terminal Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, yang dapat menampung penumpang sebanyak 15 juta penumpang pertahun. Jumlah tersebut diharapkan dapat menarik minat para pelaku usaha, untuk bekerjasama dengan PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, karena peluang usaha terbuka lebar di Bandara.
“Pengembangan bandara akan dilakukan dan ini akan membuka peluang usaha bagi pengusaha atau calon mitra yang ingin bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I (Persero),” tutur Ahmad Syaugi Shahab, selaku Vice Preseident Nonaeronautical Business PT Angkasa Pura I (Persero).

Berusaha di bandara tentunya memiliki karakteristik dan aturan yang berbeda dari tempat usaha lainnya. Prinsip 3S + 1C (Safety, Security, Service dan Compliance) harus selalu diterapkan pada kegiatan yang dilakukan di area bandara, termasuk kegiatan mitra usaha. Namun aspek kenyamanan juga merupakan hal yang penting, untuk mendorong minat penumpang untuk mau berlama – lama di bandara. Jadi penumpang bisa belanja, atau pun mencicipi makanan dan minuman di bandara.
Kegiatan yang dihadiri 110 peserta yang terdiri dari 83 mitra usaha dan 27 calon mitra usaha bandara ini, dikemas dengan suasana semiformal. Saat sharing session, mitra dan calon mitra usaha dapat memberi masukan, pertanyaan ataupun pengalaman selama menjalakan usaha di bandara./Nur Rachmat