PAJANGAN ISLAMI, HIASAN DINDING MENYEJUKKAN IMAN

25
Pemilik usaha Pajangan Islami, Edwin Ariefin Jardhy, saat berfoto dengan produk jualannya.

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR —  Berbisnis produk bernuansa muslim memang menarik. Itu karena jumlah penduduk yang beragama Islam di Indonesia, jumlahnya sangat besar. Ini merupakan potensi pasar yang menggiurkan.

Salah satu yang melihat peluang tersebut yakni Edwin Ariefin Jardy, yang menyediakan berbagai pajangan dinding islami, bertuliskan ayat-ayat Al-Quran. “Awalnya 2 tahun yang lalu, saya membuat fanpage di Facebook dengan nama Sampaikan Walau Hanya 1 Ayat. Disitu saya men-share beberapa desain pajangan dengan bertuliskan ayat-ayat Al-Quran. Dan ternyata antusiasnya sangat banyak. Sampai saat ini followers-nya sudah mencapai 23 ribu,” ungkapnya.

Dari sanalah banyak permintaan untuk mencetak ayat-ayat Islami yang sudah didesain dengan konsep kekinian tersebut, agar bisa dibuat menjadi hiasan dinding. Nah saat itu lah, mulai saya pasarkan pajangan Islami ini,” tuturnya.
Pajangan berbahan Medium-density fibreboard (Mdf) ini, banyak membuat beberapa perusahaan dan kafé tertarik. Apalagi dengan konsep kekinian yang ditonjolkan, dengan tidak mengurangi nilai-nilai Islami di dalamnya.
Terbukti bebeapa perusahaa, pesantren, dan kafé di Makassar, sudah banyak yang memesan. Apalagi dari segi harga, pajangan Islami ini ditawarkan dengan harga yang sangat bersahabat, mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu, per-satu pieces pajangan Islami.

“Tujuan saya cuma satu, bisa menebarkan pesan-pesan kebaikan lewat pajangan Islami. Semoga pesan tersebut bisa menjadi renungan tersendiri, buat para pembacanya. Peminatnya sebagian besar berasal kalangan milenial, anak kuliah, dan pengusaha muda,” jelas Edwin.
Saat ini Edwin sedang gencar mempromosikan pajangan islami miliknya tersebut melalui sosial media. Juga mengikuti beberapa pameran yang ada di kota Makassar. Harapannya, kedepan bisa memiliki pelanggan lebih banyak lagi. Juga menciptakan hasil karya baru, tetap dengan konsep milenial dan Islami.
Dari hasil penjualan produk pajangan Islami ini, mantan karyawan salah satu perusahaan media di kota Makassar ini mengaku, dapat meraup omzet Rp 5 juta per-bulan. /Komang Ayu