Makassar Gelap, Phinisi Point Kian Benderang

Seluruh tenant di Phinisi Point Banjir Pengunjung sejak pukul 16.00 Wita. Terpantau hingga pukul 22.30 Wita, keadaan pengunjung di Phinisi Point masih tetap stabil, bahkan semakin ramai.

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR — ¬† Gangguan yang dialami PLN sejak pukul 15.30 Wita tak kunjung memberi jawaban hingga pukul 22.00 Wita, membuat hampir seluruh masyarakat kota Makassar memilih pusat perbelanjaan sebagai lokasi yang tepat untuk menunggu hingga listrik kembali dinyalakan.
Sayangnya, aturan jam operasional yang ditetapkan seluruh pusat perbelanjaan di Kota Makassar hanya sampai pukul 22.00 Wita pada saat weekday dan pukul 23.00 di waktu weekend.
Hal tersebut, justru menjadi acuan Phinisi Point untuk senantiasa memberikan yang terbaik kepada masyarakat Kota Makassar, khususnya pengunjung setia Phinisi Point.
“Jam operasional Phinisi Point sama seperti Mall atau pusat belanja pada umumnya. Namun, kami melihat keinginan dan Animo masyarakat untuk berkunjung ke Pipo hari ini sangat luar biasa. Sehingga, Phinisi Point menetapkan agar jam operasional bertambah hingga pukul 23.00 Wita,” kata Marcomm & PR Manager Phinisi Point, Wiwik Amaluddin.
Hal tersebut dilakukan sebagai bukti bahwa Phinisi Point benar-benar hadir untuk masyarakat Kota Makassar, agar tetap nyaman dan aman ketika berkunjung ke Phinisi Point.
Adapun tenant-tenant yang berpartisipasi untuk menambah jam operasional di Phinsi Point selama listrik mengalami Black Out yakni; Daebak, Maxx Coffee, Shabu Tei, Chung Gi Wa, Chir Chir, SS Archery, D’Crepes, Bangi Kopi, OldTown,FatStraw, ShareTea, WKB, Foodmart, SumoSquid, chillin chick,Chang Tea, Pocoyo, Kebab Turki, Tuk Tuk Fries dan Quickly.