PENTINGSARI, DESA WISATA JUNJUNG TINGGI KEARIFAN LOKAL

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR — Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar melaksanakan kegiatan Pembinaan Jiwa Korsa Pegawai Negeri dalam lingkup internal kampus tersebut. Acara yang dilaksanakan selama tiga hari, 26 – 28 Oktober 2018 ini, diikuti 170 orang peserta.

Menurut Humas Poltekpar Makassar Rachmansyah, tahun ini kegiatan Pembinaan Jiwa Pegawai Negeri dilaksanakan di Yogyakarta. “Selain karena sudah sangat populer sebagai salah satu detinasi wisata Indonesia, juga sekaligus untuk menanamkan jiwa korsa bagi seluruh pegawai Poltekpar Makassar,” tutur Rachmansyah, Humas Poltekpar Makassar.

Di Yogyakarta, salah satu tempat dikunjungi rombongan Poltekpar Makassar yakni Desa Pentingsari, desa wisata yang terletak di Kabupaten Sleman, tepatnya di Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan. Secara geografis berada di bawah Gunung Merapi, membuat desa ini selalu diselimuti hawa sejuk, baik siang dan malam.

Desa Pentingsari ditetapkan sebagai desa wisata sejak tahun 2008. Setiap tahun tingkat kunjungan wisata selalu meningkat, khususnya wisatawan mancanegara. Dengan menjual kehidupan keseharian, desa wisata Pentingsari tidak menjual fasilitas mewah. Desa wisata Pentingsari mempunyai homestay dengan jumlah yang cukup banyak, 55 rumah.

Standar dari homestay tersebut adalah rumah biasa dengan standar minimal tempat tinggal. Kalau homestay dibuat dengan standar maksimal, lalu apa bedanya dengan sebuah resort. Aktivitas sehari-hari yang dilakukan dan diikuti oleh pengunjung,  seperti berinteraksi dengan alam dan seni budaya menjadikan desa wisata Pentingsari menjadi menarik.

Disinilah tempat bermacam-macam tanaman untuk pengobatan di budidaya. Tanaman yang terkadang banyak tumbuh disekitaran kita, ternyata mampu menyembuhkan bermacam-macam penyakit, jika kita mengetahui ilmunya. Makanya dinamakan juga sebagai pendopo herbal.

Salah satu tanaman yang paling banyak dicari orang adalah daun Rondo Semoyo, karena bisa menyembuhkan penyakit osteoporosis, diabetes dan asam urat. “Tanaman tersebut dikeringkan, dan dilarutkan dalam segelas air, dan diminum layaknya teh,” jelas Rachmansyah.

Masih dalam pendopo herbal, wisatawan juga dipertunjukkan praktek membuat karya dekorasi pernikahan dari janur berupa belalang. Dalam tradisi Jawa, ada yang dinamakan kermbar mayang, yang digunakan untuk acara pengantin, dan gagar mayang yang digunakan sebagai pertanda ada orang yang masih lajang meninggal dunia.

Di Desa Wisata Pentingsari juga disediakan space lapangan yang cukup luas untuk camping ground, biasa digunakan untuk acara kemah pramuka anak-anak sekolah. Juga oleh beberapa perusahaan dipakai sebagai lokasi mengadakan outbond.

Masih dalam kawasan Camping ground Pentingsari, disediakan juga selfie spot. Zaman sekarang, kalau tidak foto-foto itu ada yang kurang, kalau mengunjungi suatu tempat. Hal ini bisa Anda lakukan di selfie spot pentingsari, yang terbuat dari bambu yang didirikan diagonal membentuk lingkaran, sehingga terlihat menarik berada di dalam, di antara bambu-bambu tersebut.

Selain Desa wisata Pentingsari, Poltekpar Makassar juga mengunjungi beberapa destinas wisata lainnya, seperti Gunung Merapi, Candi Borobudur, Batu Alien, dan tempat pembuatan batik khas Yogyakarta. / Nur Rachmat