Bahas Tantangan Usaha, FE UMI Datangkan Pakar Ekonomi Asal Jerman

25

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR — Fakuktas Ekonomi (FE) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar kuliah tamu di Ruang Senat Lantai 2 Gedung FE Selasa (23/10). Kegiatan ini, FE UMI mendatangkan ahli ekonomi dari Jerman Prof.Dr.Iur Stefan Koos, yang mebawakan materi tentang monopoli dan persaingan usaha.

Dekan FE UMI Makassar, Prof Mahfud Nur Najamuddin mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah bagian dari program, sesuai dengan visi misi dirinya menjadi pimpinan FE UMI. Dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang dan ahli luar begeri. Bagaimana agar meningkatkan kompetensi dan pengembangan sumber daya manusia, baik dosen dan mahasiswa.

“Kegiatan ini Diikuti oleh civitas akademisika dan mahasiswa FE UMI Makassar. Dengan membahas terkait dengan bagaimana persaingan usaha yang sehat, serta kondisi ekonomi global. Pada intinya, kami ingin pengembangan SDM baik dari mahasiswa maupun Dosen ” tuturnya.

Sedangkan Prof. Dr. Iur Stefan Koos saat memaparkan materi, lebih banyak membahas perihal pelindungan konsumen dan kaitan produk hukum.

“Pelindung konsumen sama penting dengan produk, perlu dijalankan dengan baik. Apalagi  di indonesia masyarakatnya terkenal heterogen. Masalah perlindungan konsumen semakin gencar dibicarakan. Permasalahan ini tidak akan pernah habis, dan akan selalu menjadi bahan perbincangan di masyarakat. Selama masih banyak konsumen yang dirugikan, masalahnya tidak akan pernah tuntas,” ungkapnya.

Oleh karena itu, masalah perlindungan konsumen perlu diperhatikan. Hak konsumen yang diabaikan oleh pelaku usaha, perlu dicermati secara seksama. Pada era globalisasi dan perdagangan bebas saat ini, banyak bermunculan berbagai macam produk barang/pelayanan jasa yang dipasarkankepada konsumen di tanah air, baik melalui promosi, iklan, maupun penawaran barang secara langsung,” ungkapnya

Jika tidak berhati-hati dalam memilih produk barang/jasa yang diinginkan, konsumen hanya akan menjadi objek eksploitas dari pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab. Tanpa disadari, konsumen menerima begitu saja barang/jasa yang dikonsumsinya.

Perkembangan perekonomian, perdagangan, dan perindustrian yang kian hari kian meningkat, telah memberikan kemanjaan yang luar biasa kepada konsumen,  karena ada beragam variasi produk barang dan jasa yang bisa dikonsumsi.

Perkembangan globalisasi dan perdagangan besar, didukung oleh teknologi informasi dan telekomunikasi, yang memberikan ruang gerak sangat bebas dalam setiap transaksi perdagangan, sehingga barang/jasa yang dipasarkan bisa dengan mudah dikonsumsi. / Komang Ayu