Didi Leonardo Manaba Ketua DPD ASITA Sulsel

25
Sate Taichan Rumah Makan IE

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR — Pada umumnya, kuliner sate ayam biasa disantap bersama bumbu kacang dan sambal. Tapi berbeda dengan sate taichan, yang sama sekali tidak menggunakan itu. Sate ini hanya disajikan dengan sambal berbeda, lazim disebut sambal taichan.

Selama ini sate dibakar hingga agak kecoklatan. Berbeda dengan sate taichan sengaja dibuat berwarna putih polos dan hanya dibumbui garam, jeruk nipis, dan cabai. Mulai populer di Kota Makassar sejak 2017, dan sudah menjadi salah satu kuliner yang disukai oleh mayoritas generasi milenial.

Melihat momentum yang tepat, Rumah Makan IE juga menjadikan Sate Taichan sebagai menu baru yang dilaunching Oktober ini. Meskipun masuk dalam kategori makanan kekinian, tapi saat disantap rasanya sangat tradisional. Itu karena sambal yang digunakan merupakan hasil olahan tangan, tidak menggunakan sambal instan.

“Dari namanya, mungkin banyak yang mengira sate taichan berasal dari Korea atau Jepang. Padahal sate ini kreasi asli Indonesia. Karena disajikan lebih tradisional, makanya tentu lebih menyehatkan,” jelas H Ismed Syam, pemilik Rumah Makan IE yang berlokasi di Jalan Landak Makassar.

Tampilan sate ini memang jauh dari kata menggoda, hanya berwarna putih, dibantu lumuran sambal yang menyelimuti hampir di setiap sisi sate. Saat disantap, baru terasa sedapnya. Bagi penggemar kuliner pedas, sate taichan cukup menantang untuk dicoba.

Bukan hanya sate taichan, menurut H Ismed, rumah makan miliknya menjual aneka macam kuliner nusantara. Yang juga menjadi favorit pengunjung yakni Ikan Woku. Sajian khas Manado ini, bisa jadi pilihan untuk santap siang. Dengan kuah kuning, rasanya asam pedas dan menyegarkan.

Ikan woku belanga makin nikmat disantap bersama sambal dabu-dabu. Aromanya segar, karena pemakaian daun kemangi dan serai yang dominan. Pendampingnya berupa sambal dabu-dabu.

Semua menu hasil olahan ikan dan ayam yang ada di Rumah Makan IE, semakin nikmat jika disantap dengan aneka sayuran. Mulai dari cah kangkung, tauge, paria,  dan sawi. Juga ada sayur bening dan cap cay.

Meskipun rasanya yang nikmat, harga ditawarkan sangat murah. Untuk seporsi Ikan Woku, dapat disantap hanya Rp 13.000. Sate taichen yang merupakan menu baru, harganya Rp 25.000, sudah termasuk lontong sayur. / Nur Rachmat