BRI SALURKAN KREDIT RP 47,5 TRILIUN, DIDOMINASI SEKTOR PERTANIAN

32

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR — Hingga Agustus 2018, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp 47,5 triliun lebih, dengan jumlah debitur mencapai 1,7 juta nasabah. BRI menargetkan penyaluran kredit sebesar Rp51,6 triliun untuk tahun ini. Dari jumlah tersebut, kredit mikro dialokasikan sebesar Rp 24,2 triliun, atau 51% dari total kredit yg disalurkan.

Pemimpin Wilayah BRI Makassar Agus Suprihanto menuturkan, penyaluran kredit sebagian dialokasikan untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang masih didominasi sektor pertanian dan sisanya di sektor perdagangan. Penyaluran KUR tersebut menurutnya, disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing, seperti untuk Sidrap didominasi pertanian, dan Bulukumba difokuskan pada KUR untuk rumput laut dan kopra.

“Dalam penyaluran KUR, kami menyesuaikan dengan potensi yang ada disetiap daerah. Tentu ini menjadikan portfolio bagi BRI dalam penyaluran KUR,” tutur Agus, saat ditemui dalam Investor Summit BEI, di Claro Hotel Makassar, pekan lalu.

Sementara itu, dari sisi Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet perseroan, diakui tetap optimistis dapat terus menekan dari saat ini, dikisaran 2% bisa menjadi 1,2% hingga akhir tahun. Sedangkan, untuk pengelolaan Dana Pihak Ketiga (DPK) posisi saat ini mencapai Rp38,4 triliun dengan kondisi Loan Deposit Ration (LDR) dikisaran 123. Sedangkan CASA dikisaran 80%

“Memang di wilayah sini pengelolaan dana masih kecil. Makanya kami memasukkan dana dari pusat, untuk menopang percepatan penyaluran KUR ke masyarakat apalagi memang potensi daerah ini sangat bagus,” ungkap Agus.

Disisi lain, terkait kenaikan BI Rate, BRI memastikan tidak serta merta akan menaikkan bunga pinjaman. Sebaliknya, masih tetap pada bunga dikisaran 7%. / Komang Ayu