SEGARNYA TELAGA BIDADARI MAROS

52

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR —  Membicarakan tempat wisata yang disertai cerita legenda rakyat, mitos hingga sejarah di Indonesia terbilang cukup banyak. Sebut saja salah satu objek wisata tersebut adalah Telaga Bidadari.

Nama itu memang tidak asing lagi, mengingat banyak juga dijadikan tema naskah drama maupun sinopsis film. Versi dari beberapa legenda dan cerita tersebut juga berbeda-beda, tergantung dimana letak Telaga Bidadari itu berada, ada yang di Kalimantan Selatan, Sumatera, atau Sulawesi Selatan.

Sebagai contoh, dalam adat Jawa dan Sunda terdapat nama Telaga Bidadari dari sebuah pantai dengan teluk di Malang dan Telaga Bidadari dari air terjun dan pancura di Sentul, Bogor. Kedua tempat tersebut dijadikan tempat mandi dan sangat terkenal.
Di Sulsel, Telaga Bidadari biasa juga disebut Taman Bidadari, adalah kolam kecil yang diapit oleh tebing karang di Kampung Berua, Maros. Air dari Telaga Bidadari sangat menyegarkan badan ketika anda nyemplung ke dalamnya. Sumber airnya berasal dari mata air alami.
Telaga ini masih berada dalam kawasan taman wisata alam Rammang-Rammang. Meski begitu, Telaga Bidadari belum seterkenal gugusan karst Rammang-Rammang.
Untuk dapat menikmati keindahan Telaga Bidadari, wisatawan harus melewati sawah, jembatan yang terbuat dari bambu, dan tebing. Memang di butuhkan usaha untuk mencapai telaga ini. Namun, tidak perlu khawatir karena setibanya disana, rasa lelah akan tergantikan dengan suasana yang terasa begitu damai.

Tidak terlalu jauh untuk sampai ke telaga ini, karena aksesnya juga melalui Sungai Pute. Antara Dermaga Rammang-rammang menuju Kampung Berua, terdapat sebuah dermaga kecil sebagai tempat berlabuh penumpang yang ingin ke Telaga Bidadari.
Di dermaga itu, pengunjung hanya dikenakan tarif yang sangat murah untuk masuk ke situs Karama, dimana terdapat Telaga Bidadari, dan akses menuju Gua Telapak Tangan. Perjalanan dari dermaga itu ke Telaga Bidadari ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 15 menit.
Perjalan m enuju telaga melewati beberapa empang warga dan dua terowongan batu. Ukuran permukaan telaga ini berukuran 3X7 meter dan dikelilingi dinding batu karts.

Telaga bidadari konon katanya adalah tempat mandi bidadari dari langit. Tapi, terlepas dari benar atau tidaknya, telaga ini tetap ramai di kunjungi oleh para wisatawan, baik siswa, mahasiswa, maupun masyarakat dan tak jarang wisatawan luar Negeri pun ingin merasakan kesejukan yang diciptakan Telaga Bidadari.
Tidak hanya menjadi sumber air tawar bagi warga sekitar Rammang-rammang, Telaga Bidadari juga menjadi salah satu objek wisata yang menarik perhatian wisatawan./Nur Rachmat