Silaturahmi di UMI, Gubernur Sulsel Ingin Kampus Dapur Pembangunan

37

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR — Civitas akdemika Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, melaksanakn silaturahmi bersama Gubernur Sulsel, Prof. Dr. Nurdin Abdullah dan Kasat Intel Polda Sulsel, Senin (17/9) di Menara UMI, Lt. 9.

Dalam sambutannya, Gubernur yang berlatar akademisi ini menginginkan agar Perguruan Tinggi di Sulsel termasuk PTN dan PTS lainya memiliki peranan penting bersinergitas untuk pembangunan di era pemerintahannya.

“Saya ingin sampaikan bahwa, Jika ingin Sulsel maju, maka jadikan Kampus sebagai dapur pembangunan,” kata Guru besar Unhas itu.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini beranggapan pembabgunan di berbagai sektor tak terlepas dari peran akademisi sehingga ke depan keterlibatan akademisi dalam pemerintahan sangat dibutuhkan.

“Jujur saja, kami tak berbuat banyak jika kampus tak membantu,” tuturnya.

Bahkan guru besar Fakuktas Kehutanan Unhas ini berjanji, kesediaanya untuk bekerjasama dengan perguruan tinggi di Sulsel guna mencapai tujuan bersama.

“Saya juga akademisi, butuh sebuah kebersamaan. Kami siap bekerjasama dengan perguruan tinggi. Dipanggil kapan saja, saya akan hadiri,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, dalam sektor pendidikan, pertanian dan perikanan sangat membutuhkan ide dan gagasan dari akademisi di perguruan tinggi termasuk UMI Makassar.

Ia menyarankan agar PTN/PTS membuat suatu program bagi mahasiswa untuk kegiatan Kulia Kerja Nyata (KKN), berbasis kerjasama untuk menciptakan inovasi baru di lingkungan kampus.

“Tidak ada organisasi yang disusun tanpa koordinasi. Tugas kita akan bangun Indonesia dari Sulsel, buat KKN bersama. Sekali lagi, jadikan kampus sebagai mitra dan dapur kita bersama,” terangnya.

Semntara itu, Rektor UMI Makassar, Prof. Dr. Basri Modding menuturkan civitas akademika UMI sangat berharap kerjasama yang baik antara pemerintah Provinsi Sulsel dengan kampus UMI.

Menurut Guru besar Fakuktas Ekonomi UMI ini, pengalaman dan karir Prof Dr. Nurdin Abdullah sudah terkenal di luar negeri. Khusus persoalan kerjasama bidang pendidikan tinggi yang ada disana.

“Kami menyampaikan usulan program ke Bapak Gubernur, semoga kerjasama tetap jalan, bermanfaat bagi kemajuan pembangunan di Sulawesi Selatan,” ujanya.

Oleh karena itu, lanjut mantan Direktur PPs UMI ini, dengan adanya kehadiran NA di UMI, diharapkan akan memperkuat MoU antara UMI dan kampus luar negeri terus di tingkatkan.

“Harapan kami juga, dengan adanya pak Gubernur bisa membantu memfasilitasi UMI untuk kerjasama dengan perguruan tinggi ternama di Jepang. Apalagi pak Gubernur kita ini, sudah dikenal disana,” harap dia.

Prof Basri menambahkan, di UMI ada tiga misi utama dalam menjalankan pendidikan.

Kata dia, pertama adalah pihaknya akan menjadikan Perguruan Tinggi, pusat pendidikan karakter nasional

Lanjut dia, yang kedua UMI menjadi Perguruan Tinggi berkualitas, unggul dan islami. Serta ketiga. Menjadikan UMI sebagai kampus handal menuju World Class University.

“UMI juga jalankan Pendidikan Tinggi berbasis pesantren yang ditempatkan, dimana tempat pembinaan karakter bagi mahasiswa, PNS dan TNI/Polri pernah dikarantina disana,” pungkasnya. / Komang Ayu