MAKASSAR PASAR POTENSIAL PRODUK OTOMOTIF

62
Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono, saat melihat New Honda Brio Satya di GIIAS Makassar Auto Show 2018 yang digelar di Celebes Convention Center (CCC).

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR —  Pemerintah mendorong industri otomotif ­Indonesia terus tumbuh. Langkah ke arah itu dapat dilakukan melalui inovasi teknologi, menambah ­investasi, meningkatkan serapan tenaga kerja, serta menggandeng mitra lokal.

Dengan cara itu, industri otomotif Indonesia dapat memacu pertumbuhan dan daya saing sektor manufaktur sehingga mampu memberikan kontribusi bagi ekonomi nasional.
Di Indonesia timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) khususnya Makassar, selalu menjadi acuan pertumbuhan ekonomi. Kalau Sulsel tumbuh, maka wilayah timur akan berpengaruh. Ketua III Gaikindo, Rizwan Alamsjah mengatakan, Sulsel memiliki kontribusi untuk penjualan mobil secara nasional.

Sampai Juli 2018, total penjualan otomotif nasional berjumlah 660 ribu unit, naik lima persen dari tahun lalu. Khusus Sulawesi penjualan sekitar 4 persen dan Sulawesi Selatan paling banyak 2,9 persen dari penjualan nasional.
Hal ini lah mendorong Gaikindo kembali melaksa­nakan Gaikindo Indonesia ­International Auto Show (GIIAS) Makassar Auto Show 2018. Harapannya agar pemerataan penjualan produk otomotif dapat dilakukan, dan Indonesia timur merupakan pasar potensial.
Sementara itu, Pejabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono menilai Makassar memiliki potensi ekonomi yang besar, sehingga gelaran pameran otomotif akan kian menggeliatkan perekonomian masyarakat.
“Alhamdulillah Makassar dipilih sebagai salah satu dari empat daerah untuk GIIAS. Semakin banyak aktivitas ekonomi, jadi tanda bahwa Sulawesi Selatan makin terpercaya di dunia nasional maupun internasional, semua berlangsung aman dan damai di sini,” ujarnya. /Nur Rachmat