SAMBUT HUT KEMERDEKAAN, CCBC GELAR POJOK KULINER

49
Anggota Celebes Cooking and Baking Community (CCBC) bersama Wakil Wali Kota Makassar Dr Syamsu Rizal MI, sesaat setelah pembukaan Pojok Kuliner 2018, di Public Plaza Mall Ratu Indah (Mari), Jl Dr Sam Ratulangi, Makassar. / Foto: Masyudi Firmansyah

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR — Turut menyemarakkan peringaran HUT Kemerdekaan Republk Indonesia yang ke-73,  Celebes Cooking and Baking Community (CCBC) menggelar event Pojok Kuliner. Kegiaran itu kelima kalinya dilaksanakan komunitas tersebut, kalini ini dilaksanakan di Plaza Mal Ratu Indah, 11 -12 Agustus 2018.

Menurut Ketua CCBC, Isma Azis Riu, Pojok Kuliner merupakan kegiatan akbar tahunan untuk memperkenalkan produk andalan dari para member, yang dilaksanakan sejak tahun 2014. “Selama ini kami hanya jualan online, dan di Pojok Kuliner kami berjualan secara offline, mendekatkan diri dengan konsumen,” ujarnya.

Pojok Kuliner yang sudah kelima kalinya dilaksanakan CCBC dimeriahkan berbagai maam acara. Salah satunya yang cukup unik yakni lomba menghias tumpeng mini dengan tema kemerdekaan. Para member memperlihatkan keahlian mereka membuat tumpeng, dengan variasi warna merah putih. Tidak lagi berwarna kuning, layaknya tumpeng pada umumnya.

Bukan cuma kegiatan yang berkaitan dengan dunia masak memasak, Pojok Kuliner 2018 juga diisi dengan kegiatan lomba mewarnai untuk anak TK dan SD, serta dongeng by kak Mangga. Itu dilaksanakan mengingat para member CCBC merupakan kaum ibu, yang ingin memberikan hiburan buat anak-anaknya.

“Visi kami yakni menjadi wadah berbasis komunitas, tempat berkumpulnya pengusaha dan pecinta kuliner di Makassar. Kami ingin menyatukan pengusaha dan pecinta kuliner, dengan berbagi informasi seputar kuliner, dan mendorong enterpreneurship di bidang kuliner,” ungkap ibu yang  akrab disapa Chimot.

Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal yang membuka secara resmi event tersebut, dalam sambutannya mengaku sangat mengapresiasi para member CCBC yang semakin kreatif menggelar event.

“Emak-emak yang tergabung di CCBC ini memang semakin kreatif. Makin ke sini semakin jago memperkenalkan kuliner yang didesain menjadi cantik. Jika biasanya barongko hanya dibungkus daun pisang, sekarang ada tommi pita-pitanya, sehingga nilai jualnya semakin tinggi,” katanya.

CCBC terbentuk berawal dari perkenalan para member di beberapa tempat kursus pengolahan makanan. Akhirnya terjalinlah hubungan persahabatan 13 orang,  yang semuanya memiliki background bisnis kuliner.

Pada 1 April 2014 tercetuslah ide untuk membuat sebuah wadah yang dapat mengumpulkan para pelaku dan pemerhati bisnis kuliner. Akhirnya terbentuklah CCBC. Event Pojok Kuliner pertama kali digelar di SMK Negeri 8 Makassar. Content acara tersebut adalah bazar yang menjual aneka produk kuliner. / Nur Rachmat