Telkomsel Dorong Munculnya Destinasi Wisata Baru di Pelosok Sulsel

Sekretaris Kelompok Sadar Wisata Hutan Batu Rammang-Rammang, Alam bersama anak-anak setempat, mengakses internet saat malam hari menggunakan jaringan Telkomsel dengan laptopnya di tengah hutan batu Rammang-Rammang, Kabupaten Maros, Sulsel, untuk mempromosikan wisata batu karst terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok. Alam menggunakan jaringan 4G Tekomsel yang satu-satunya bisa di akses di tengah hutan batu Rammang-Rammang dan sekaligus membantunya mempromosikan destinasi baru ini ke seluruh Indonesia maupun Internasional.

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Siapa yang tidak mengenal Celebes Canyon, saat ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Sulawesi Selatan (Sulsel). Tahun lalu berhasil meraih juara dua Anugerah Pesona Indonesia 2016 kategori Destinasi Wisata Baru Terpopuler, yang diiserahkan langsung Menteri Pariwisata, Arief Yahya, di Jakarta.
Celebes Canyon terletak di bagian timur Kabupaten Barru, tepatnya di Dusun Watu, Desa Libureng, Kecamatan Tanete Riaja. Hamparan batuan yang bentuknya elok, di tengahnya mengalir air yang jernih dari pegunungan. Udaranya sejuk, aliran air yang melewati dinding batuan cukup merayu telinga. Hal unik dari tempat ini adalah meskipun musim kemarau airnya tidak kering. Bahkan cenderung lebih jernih dan segar.
Di balik keindahan alamnya, ternyata nama Celebes Canyon serta popularitas yang disandang, tidak lepas dari jasa kemajuan industri teknologi dan informasi di Sulsel. Sebelumnya, tempat ini masih dipandang sebelah mata sebagai sebuah destinasi wisata, hanya dianggap sungai biasa yang tidak menarik.
Nama Celebes Canyon pertama kali populer di jagad maya, setelah diposting oleh sekumpulan orang yang menamakan dirinya komunitas Jalan Jalan Seru (JJS). Itu pun menurut Founder JJS, Syamsu Alfareezy, ditemukan secara tidak sengaja. Pada saat itu komunitas mereka mencari tempat untuk melaksanakan ceremony pelantikan pengurus chapter Makassar.
Setelah meng-explore beberapa lokasi di Kabupaten Barru, akhirnya ditemukanlah suatu tempat yang sangat indah pemandangan alamnya, tapi komunitas JJS sendiri tidak mengenal namanya. “Karena tertarik dengan keindahan alamnya, saya bersama teman-teman iseng memberi nama Celebes Canyon. Kami membuat tulisan di blog, kemudian mempostingnya di beberapa social media saat itu juga,” ujar Rere.
Diakui pria yang juga belakangan ini ikut terlibat mendirikan komunitas Pustaka Alam, nama Celebes Canyon sebenarnya bersifat internal, hanya untuk kalangan komunitas JJS. Tapi ternyata tulisan yang diposting di blog dan social media menjadi sangat populer, dibaca banyak orang, akhirnya kalangan traveller dan pemerintah Kabupaten Barru, sepakat menggunakan nama Celebes Canyon.
Pada saat memilih Celebes Canyon sebagai lokasi pelaksanaan pelantikan chapter Makassar, Rere pun sempat ragu. Ia khawatir jaringan internet disana tidak ada, karena lokasinya yang cukup terpencil. Sudah menjadi budaya di komunitas JJS, selalu memposting tempat mereka melaksanakan aktivitas, serta potensi wisata yang ada di daerah tersebut.
Menggunakan smartphone, didukung oleh jaringan Telkomsel, akhirnya Rere berhasil memposting tulisan serta foto-fotonya, yang mengulas keindahan tempat yang dinamakan Celebes Canyon. Tidak ada menyangka, dunia digitalisasi berhasil menciptakan sejarah lahirnya destinasi wisata baru di pelosok Kabupaten Barru.
“Telkomsel terbukti jaringannya lebih luas sampai ke daerah-daerah terpencil di Sulsel, yang mana provider lain tidak ada disana. Saya pernah buktikan juga waktu ekspedisi 30 Hari Jelajah Celebes pada Februari hingga Maret 2014 lalu,” ujar Rere kepada Bisnis Sulawesi.
Menurut VP ICT Network Management Area Pamasuka, Samuel Pasaribu, secara kualitas jaringan, Telkomsel selalu memberikan yang terbaik buat konsumennya, seperti pernah diukur Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Secara coverage, jaringan Telkomsel paling luas, di mana sudah mencakup 97 persen untuk area Sulsel, berdasarkan jumlah desa yang di-cover.
Dalam upaya mendukung pemerintah memeratakan akses telekomunikasi di seluruh Indonesia, Telkomsel terus melakukan pembangunan infrastruktur jaringan hingga ke pelosok, termasuk di wilayah-wilayah berpenduduk yang belum memperoleh akses telekomunikasi. Di Sulsel telah tersedia 6.403 BTS, terdiri dari 957 BTS 4G, 2.367 BTS 3G dan 3.079 BTS 2G.
“Untuk plan sampai akhir tahun 2017, ada 64 site yang akan dibangun di pelosok Sulsel, dari total 353 site yang akan dipersiapkan,” tambah Samuel.  / Nur Rachmat