Cegah Diare Dengan Mengubah Pola Dan Gaya Hidup

Dalam rangka Hari anak Nasional, Manajemen Siloam Hospitals Makassar membagikan puzzle ukuran A3 kepada pasien anak rawat inap, dan menghadirkan replika Minion.

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Memperingati Hari Anak Nasional pekan lalu, Siloam Hospitals Makassar memperingatinya dengan mengangkat tema berkaitan dengan anak, dalam bincang sehat yang rutin dilaksanakan setiap dua minggu sekali. Talkshow tersebut mengusung pembahasan penanganan diare pada anak.

Menurut Direktur Siloam Hospitals Makassar, dr Chenny Muljawan, MARS, kesehatan anak sangat penting, karena mereka lah yang akan menjadi tulang punggung bangsa di masa depan. Anak-anak akan menjadi penerus, melanjutkan tongkat kepemimpinan negara Republik Indonesia. Makanya harus dijaga kesehatannya, baik dari sisi pribadi maupun keluarga.

“Kami mengangkat tema penanganan diare, karena penyakit ini banyak menjadi masalah bagi kesehatan anak. Meskipun menjadi penyakit musiman, tapi tidak bisa dipandang sebelah mata,” ungkapnya.

Makanya orang tua perlu diedukasi, khususnya kaum ibu, untuk memberikan penanganan awal bagi anak yang terserang penyakit diare. Jangan sampai anak jatuh pada kondisi yang buruk, tanpa orang tua menyadari buah hatinya sudah mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi. Saat tiba di rumah sakit, anak tidak boleh dalam kondisi terlambat, atau dehidrasi berat.

Untuk mencegah dan mengobati penyakit diare, diperlukan perubahan pola dan gaya hidup dari lingkungan sekitar anak. Keberihan lingkungan sangat penting, menjadi salah satu cara mencegah timbulnya penyakit tersebut. Jika sudah terserang penyakit, orang tua harus cepat memberikan pertolongan pertama, bila diperlukan segera bawa ke rumah sakit.

Selain talkshow, Siloam Hospitals Makassar juga melaksanakan kegiatan yang menarik perhatian, yakni pembagian puzzle ukuran A3, kepada semua pasien anak rawat jalan maupun rawat inap, ditemani badut karakter tokoh film animasi populer. Pembagiannya dilakukan sepanjang hari oleh anggota staf manajemen bersama dr Chenny Muljawan, MARS.

“Inilah cara pihak rumah sakit memberi perhatian. Anak-anak yang dirawat tentu membutuhkan perhatian khusus, karena berada dalam kondisi fisik yang tidak sehat. Setiap orangtua pun tentu merasa khawatir, merasakan menjaga anak di rumah sakit.

Putri Amelia selaku Head Dept Business Development juga menambahkan, rangkaian kegiatan hari ini diisi juga dengan photo booth dengan karakter dokter kecil, serta mengunjungi pasien anak yang sedang dalam perawatan medis. / Nur Rachmat