Universitas Terbuka Makassar Layak jadi Rujukan Pembelajaran Daring

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Sejak pandemi Covid 19 melanda Indonesia, pemerintah menetapkan proses belajar dan mengajar di sekolah maupun perkuliahan di kampus ditiadakan. Sebagai penggantinya yakni belajar di rumah, menggunakan sistem dalam jaringan (daring).

Beberapa lembaga pendidikan pun menjadi kewalahan, dengan penerapan metode baru dalam  proses belajar mengajar. Tapi tidak demikian dengan Universitas Terbuka (UT), yang dikenal sudah lama menerapkan metode pembelajaran jarak jauh, dengan sistem online.

“Sebenarnya kalau kita melihat perkembangan telekomunikasi, terutama dua tahun terakhir, kita sudah familiar dengan beberapa aktivitas berbasis online, diantaranya belanja, belajar dan bekerja. Itu bukan hanya di perkotaan, bahkan di wilayah pedesaan juga, sepanjang terjangkau internet, saya melihat sudah cukup banyak yang menjalankan itu,” ujar Drs Hasanuddin, M.Si, selaku Direktur UPBJJ-UT Makassar.

Karena kondisi tersebut, yang membuat sejumlah lembaga pendidikan menjadi panik. Ketidaksiapan Sumber Daya Manusia (SDM) serta ketidaksediaan fasilitas penunjang yang menjadi alasan dari beberapa lembaga pendidikan, sampai dikatakan belum siap melaksanakan metode pembelajaran daring.

“Kalau di UT memang sudah terbiasa menyelenggarakan pendidikan jarak jauh, sistem daring hanya merupakan salah satu metode yang dijalankan,” tuturnya, saat melaksanakan diskusi Live IG  bersama Bisnis Sulawesi.

Dengan melihat kesiapan sarana dan prasarana yang telah dimiliki UT, ditambah lagi dukungan SDM yang handal, maka akan sangat layak jika UT menjadi kampus rujukan pembelajaran daring, bagi beberapa universitas yang ada di Sulsel.

“Yang lagi tren sekarang pembelajaran daring. Sebenarnya jauh sebelum pandemi Covid 19, di UT itu kita sudah menggunakan pembelajaran secara online, menggunakan metode asynchronous dan synchronize,” ungkapnya.
Apa yang dimaksud dengan asynchronous? Itu juga dilakukan secara online, sudah berjalan beberapa tahun yang lalu. Dimana setiap mahasiswa UT, secara otomatis mengikuti pembelajaran secara online, atau disebut dengan tutorial online.

Mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan secara online dengan synchronous, karena mahasiswa UT itu bekerja. Jadi mereka bisa bekerja sambil kuliah.

Nur Rachmat